PANJI

PANJI

Friday, 29 September 2017 06:22

STT NF Juara di CompFest 9!

Compfest merupakan acara TI tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia. Compfest hadir dengan berbagai lomba berskala nasional yang berkolaborasi dengan perusahaan TI besar di Indonesia. Selain dihadiri oleh ribuan pengunjung, puluhan perusahaan rintisan dan komunitas TI juga turut meramaikan acara puncak Compfest. Setiap rangkaian acara yang disajikan dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat umum. Compfest pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009.

Ajang TI ini telah berlangsung ke-sembilan pada tahun ini, dan selalu menarik perhatian. Final Session App Inovation Challenge Comfest 9 berlangsung dua hari, yaitu pada hari Sabtu (18/9) dan hari Minggu (19/9) di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Pada hari pertama, diisi dengan sesi keynotespeech oleh para mentor AIC yang menyampaikan tema dari berbagai bidang. Tema yang disampaikan seputar Cloud Technology App Scabality, Digital Marketing, dan UI/UX.
Pada hari kedua, yang merupakan hari Final AIC. Setiap peserta menjelaskan tentang ide dan aplikasi yang telah dibuatnya secara jelas dan padat. Setelah semua peserta mempresentasikan idenya, lalu dilanjutkan dengan pemberian plakat dan foto bersama antara peserta dan juri. Malamnya dilanjutkan dengan sesi Awarding Night, yang diadakan di Grand Ballroom Margo Hotel.

Pemenang juara pertama AIC jatuh kepada tim Andara Tech, membawakan aplikasi yang bernama Trashpedia. Tim Andara Tech yang terdiri dari Irfan Prasetyo, Azmi Faiz Habibi dan Iqbal Ajie Wahyudin, mereka mendapatkan total hadiah Rp. 9.000.000,- . Dilanjut dengan First Runner Up jatuh kepada Miracle dan Second Runner Up jatuh kepada BCC-ADL.

Dengan berakhirnya rangakaian acara Awarding Night, maka berakhir pula rangkaian acara dari App Inonovation Challenge Comfest 9. Selamat!

Ping berfungsi untuk menguji konektivitas pada sebuah perangkat. Ping adalah sebuah tool yang memungkinkan Anda untuk mencoba apakah perangkat yang Anda gunakan terhubung dengan internet, sebuah komputer atau dengan perangkat jaringan lainnya.

Perintah ini akan mengirim sebuah paket data berukuran kecil ke sebuah alamat IP atau sebuah URL yang spesifik, kemudian jika paket data tersebut diterima, kemudian paket data tersebut akan dikirim kembali ke perangkat semula untuk menandakan bahwa perangkat tersebut terhubung dengan internet atau perangkat lainnya.

Ping juga memungkinkan Anda untuk melakukan uji coba kecepatan dari koneksi internet yang Anda gunakan dengan melakukan ping ke sebuah server spesifik. Anda akan mengetahui berapa kecepatan dari koneksi internet Anda dari seberapa lama paket tersebut akan terkirim dan diterima kembali. Semakin lama paket tersebut terkirim dan diterima kembali, semakin lambat koneksi internet yang Anda gunakan.

Secara default hasil yang dikeluarkan dari perintah ping ini adalah baris-baris teks yang memuat informasi dari hasil proses ping tersebut. Jika Anda merasa bosan dengan hasil keluaran tersebut, Anda bisa menggunakan sebuah tool yang mengeluarkan data hasil proses ping dalam bentuk grafis bernama Gping.

Gping sebuah tool open source yang bisa mencetak hasil keluaran dari perintah ping dalam format grafis di Terminal Linux. Gping bekerja sama seperti ping pada umumnya yang bisa Anda gunakan untuk melakukan ping ke sebuah alamat IP atau URL, namun data hasil dari proses ping tersebut divisualisasikan dalam bentuk grafis, sehingga membuat Anda lebih mudah melihat hasil dari proses ping.

Cara Install Gping di Linux Menggunakan Snap

Gping tersedia dan bisa digunakan untuk berbagai sistem operasi seperti Windows, MacOS, dan Linux. Pada Linux Anda bisa menginstallnya dari Snap package yang sudah tersedia Snap.

Buka Terminal pada Linux Anda dengan menekan kombinasi keyboard CTRL + ALT + T atau buka Terminal melalui menu aplikasi.

Kemudian masukkan perintah berikut pada Terminal untuk mengunduh dan memasang Gping pada perangkat Anda dengan menggunakan Snap :

sudo snap install gping && sudo snap connect gping:network-observe

Tunggu unduhan dan pemasangan Gping hingga selesai dan pastikan berhasil tanpa ada masalah. Jika proses pemasangan selesai, Anda dapat menggunakan Gping untuk menguji konektivitas dengan memasukkan perintah berikut pada Terminal :

gping

Jika Anda hanya memasukkan perintah Gping seperti diatas tanpa memasukkan tujuan proses ping secara spesifik, secara default Gping akan melakukan ping ke alamat Google.

Untuk melakukan ping ke alamat yang spesfik, Anda bisa melakukannya dengan menambahkan alamat IP atau URL yang lebih spesifik seperti berikut :

gping www.nurulfikri.ac.id

Selain menggunakan smartphone, Anda juga sering menggunakan komputer atau laptop dalam keseharian Anda, baik untuk bekerja, kuliah, ataupun sekadar hiburan. Komputer yang terhubung ke dalam jaringan internet nyatanya bisa mengancam data dan privasi Anda loh. Maraknya pemberitaan mengenai peretasan yang terjadi di Indonesia tentu membuat Anda khawatir akan keamanan komputer Anda. Dapat dilakukan dalam keseharian Anda.

7 Langkah Super Mudah Untuk Meningkatkan Keamanan Komputer

1. Gunakan Selalu Incognito Mode Saat Berada di Luar

Saat Anda berpergian, terkadang Anda memerlukan komputer untuk mengakses email, media sosial, dan sebagainya. Anda pun bisa mengaksesnya melalui jaringan internet yang tersedia, misalnya di warung internet, perpustakaan, atau hotel.

Fitur incognito mode sangat berguna apabila Anda mengakses data penting saat berselancar internet terutama di tempat publik. Saat masuk dalam mode ini, Anda tidak perlu khawatir data Anda tersimpan, bahkan saat lupa menekan tombol logout sekalipun.

2. Jangan Pernah Lupakan Antivirus

Saat membeli komputer baru, banyak orang khawatir akan fitur keamanannya sehingga menginstall beberapa aplikasi sekaligus, seperti antivirus, antispyware, dan internet security. Tentu hal ini akan membebani kinerja komputer yang berimbas pada performa yang lelet.

Anda sebenarnya tidak perlu khawatir, karena sistem operasi seperti Windows 10 sudah menyediakan antivirus bawaan. Jika terasa masih kurang, Anda cukup menginstal sebuah antivirus lagi, seperti Avast, AVG, Panda, Kaspersky, dan sebagainya.

3. Selalu Update Sistem Operasi dan Aplikasi

Kebanyakan orang meninggalkan proses update baik itu pada sistem operasi maupun aplikasi yang digunakan pada komputernya. Berbagai alasan dikatakan mulai dari lamanya proses update, kinerja komputer yang bakal menurun, dan sebagainya.

Buat Anda yang tidak terhalang dengan kuota internet melakukan proses update dapat meningkatkan fitur keamanan juga loh. Selain fitur keamanan proses update terutama sistem operasi malah akan meningkatkan performa komputer.

4. Ganti Password Secara Berkala

Sadar tidak, sudah berapa lama sejak terakhir kali Anda mengganti password akun email? Mengganti password secara berkala setiap 6 bulan hingga 1 tahun sekali sangat dianjurkan dibanding menggunakan password dengan berbagai kombinasinya.

Untuk mempermudahnya, Anda bisa menggunakan aplikasi kalender untuk memberitahu saatnya mengganti password. Anda juga bisa menggunakan beberapa aplikasi password manager untuk mengelola password pada berbagai akun yang digunakan.

5. Backup Data dan Dokumen Penting

Jika Anda sering berkerja secara offline, tentu Anda bakal menyimpan data dan dokumen Anda pada drive penyimpanan yang tersedia. Untuk mencegah kehilangan data yang dapat disebabkan oleh berbagai hal, Anda dapat melakukan proses backup.

Anda bisa backup data dan dokumen Anda secara online pada layanan penyimpanan cloud seperti OneDrive atau Dropbox. Sementara itu, buat Anda yang jarang tersambung ke jaringan internet, backup data Anda pada flashdisk atau hardisk eksternal bisa jadi solusinya.

6. Jangan Sembarangan Melakukan Pembayaran Online

Di zaman yang serba praktis ini, berbelanja secara online bisa menjadi pilihan tepat. Selain menghemat waktu dan tenaga, melakukan belanja online terkadang punya harga yang lebih murah. Namun, Anda pun harus berhati-hati dan jangan sembarangan melakukan pembayaran secara online.

Gunakan platform belanja online atau e-commerce terpercaya dalam melakukan sistem pembayaran, terutama yang menggunakan sistem rekening bersama (rekber). Untuk mencegah penipuan, hindari memberikan data pribadi dan nomor rekening pada saat berbelanja secara pribadi.

7. Abaikan Pesan Spam Pada Media Sosial

Sering kali Anda menerima pesan berantai yang berisikan promosi atau iklan yang menarik di berbagai sosial media. Bukannya menguntungkan, pesan spam malah berbahaya loh bagi data dan privasi Anda. Jangan sesekali membuka link yang disertakan secara sembarangan.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memverifikasi link yang dibagikan apakah sudah benar atau belum. Gunakan Google untuk mengecek situs resmi dari pesan yang diterima. Selanjutnya hapus dan jangan lagi membagikan pesan spam tersebut.

Nah, itulah 7 langkah super mudah yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan keamanan komputer. Hal-hal yang bisa Anda lakukan sehari-hari ini, tentu akan menjaga data dan privasi Anda juga. Semoga Bermanfaat.

Indonesia dianggap sudah siap menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, sehingga orang-orang dengan kemampuan IT dan interpersonal yang kuat akan sangat diminati. Hal ini diungkapkan oleh Akademisi Senior Alan Sixsmith dari University of Technology Sydney (UTS).

Berdasarkan laporan terbaru oleh McKinsey, diperkirakan penggunaan teknologi digital baru bisa menambah lebih dari USD150 miliar (sekitar Rp 2,001 triliun, atau 10 persen dari PDB) untuk ekonomi tahunan Indonesia dalam 10 tahun kedepan. Hal ini terwujud melalui sektor publik dan pemerintah serta warga negara yang tertarik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Menurut laporan tersebut, Indonesia memiliki akses internet yang terjangkau dibandingkan dengan negara lainnya di dunia (termasuk India), meskipun kualitas internet (kecepatan dan bandwidth) masih rendah.

Dengan penetrasi internet yang terpusat di daerah berpenduduk padat seperti Jakarta dan Yogyakarta, infrastruktur masih berkembang dengan ketersediaan 4G yang terbatas hanya 23 persen jangkauannya.

"Infrastruktur IT yang kuat dan teknologi digital bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas, menghubungkan lebih banyak orang ke dalam ekonomi Indonesia, dan mendorong inovasi serta membuka akses ke pasar baru," kata Alan dalam keterangan resminya.

Perluasan infrastruktur melalui menara 4G / LTE di luar Jawa diperlukan untuk memungkinkan inisiatif kota cerdas yang dilakukan di seluruh Indonesia dan dalam industri seperti e-commerce. Seiring dengan adanya desakan untuk transformasi digital dalam perusahaan yang meningkat, kebutuhan untuk profesional IT yang terampil akan berkembang dengan pesat.

"Dengan permintaan global untuk spesialis IT yang meningkat, mereka yang memiliki keterampilan mendalam dalam mengembangkan dan mengelola IT akan tetap berada di barisan depan."

"Mendapatkan modal manusia yang tepat untuk mewujudkan peluang di masa depan akan menjadi tantangan, karena banyak perusahaan dan start-up di Indonesia memerlukan keterampilan IT yang kuat, namun para karyawan ini harus siap dengan 'soft skill' dan keterampilan sosial yang kuat untuk membangun tim yang efektif," katanya.

Tidakkah Anda penasaran dengan fungsi dari jajaran tombol F1 - F12 yang ada di bagian atas keyboard? Biasanya, tombol itu digunakan untuk menyesuaikan kecerahan layar atau volume. Namun, tombol-tombol itu punya banyak fungsi lain.

Satu hal yang harus diingat adalah fungsi dari tombol-tombol ini beragam, tergantung pada tipe komputer yang Anda gunakan. Selain itu, Anda juga bisa mengubah fungsi dari tombol ini. Beberapa komputer telah secara otomatis mengaktifkan fitur tertentu, dan Anda harus mengubahnya secara manual. Oleh karena itu, seperti yang disebutkan oleh Reader's Digest, tidak ada salahnya jika Anda memeriksa pengaturan komputer Anda terlebih dulu.

Biasanya, tombol F1-F12 akan berfungsi ketika digunakan dengan tombol Fn. Inilah sedikit penjelasan tentang beberapa fungsi dari tombol F.

F1

- Saat ditekan dengan tombol Windows, F1 akan membuka menu Help

- Menyembunyikan atau menampilkan Ribbon Menu di Excel dan Word ketika ditekan dengan tombol Ctrl atau Control

F2

- Alt + Ctrl + F2 membuka Document Library di Microsoft Office

- Memungkinkan Anda untuk mengedit nama file di Windows Explorer atau folder yang Anda pilih

F3

- Membuka fitur pencarian di Windows Explorer

- Shift + F3 memungkinkan Anda untuk mengubah huruf kecil menjadi huruf besar di Word

- Membuka fitur find atau cari di Firefox atau Chrome

F4

- Alt + F4 akan menutup sebuah window

- Menempatkan kursor mouse di Address Bar di Explorer

F5

- Memulai slideshow di Powerpoint

- Melakukan refresh pada halaman peramban internet

- Membuka window Find and Replace pada Microsoft Office

F6

- Pergi ke halaman berikutnya saat Microsoft Word ada dalam mode split screen

- Ctrl + F6 memudahkan Anda untuk berganti dari satu dokumen Word ke dokumen lainnya

F7

- Alt + F7 mengaktifkan pemeriksaan struktur bahasa dan pengejaan kata di Microsoft Word

- Shift + F7 membuka Thesaurus di Microsoft Word

F8

- Di Excel, mengaktifkan extend mode untuk tombol panah

- Mengaktifkan safe mode di Windows

F9

- Ctrl + F9 memasukkan field kosong di Word

- Memperbarui field di Word

F10

- Membuka menu bar

- Ctrl + F10 memperbesar window dari Word

- Shift + F10 memiliki fungsi yang sama dengan klik kanan

F11

- Masuk atau keluar dari full screen mode dalam peramban

- Shift + F11 menambahkan spreadsheet baru di Excel

F12

- Membuka Save As di Word

- Shift + F12 menyimpan dokumen Word

- Ctrl + F12 membuka dokumen Word

Zaman sekarang sudah semakin canggih. Contohnya yang namanya server sekarang tidak hanya Industri IT saja yang butuh, tapi pengguna rumahan juga banyak yang butuh server. Apakah Anda salah satu pengguna rumahan yang butuh server? Kalau iya, sekarang sudah ada solusinya. Yaitu dengan pakai produk DiskStation DS418j yang sudah diperkenalkan oleh Synology.

Synology® Memperkenalkan DiskStation DS418j

Synology® Inc., perusahaan produsen NAS (network-attached storage) terkemuka di dunia sudah resmi menghadirkan Disk Station terbaru DS418j, sebuah 4-bay NAS server dengan biaya terjangkau yang dirancang khusus untuk memudahkan para pengguna rumahan dan individu mengatur, melindungi, dan berbagi-pakai data secara efektif.

DS418j ditenagai oleh CPU 64-bit dual core terbaru dan mampu menghasilkan performa yang luar biasa untuk encrypted file transfer, kecepatan bacanya melebihi 112MB/s dan kecepatan tulis87 MB/s pada konfigurasi RAID 5 dalam sistem operasi Windows®. Hadir dengan memori 1GB DDR4 yang lebih besar dua kali lipat dari pendahulunya dan kapasitas simpan lebih dari 40TB single volume, DS418j menawarkan pengelolaan penyimpanan data yang lebih fleksibel dengan pengalaman penggunaan yang memuaskan.

Michael Wang, Product Manager at Synology® Inc., mengungkapkan, “Dalam era digital, dokumen-dokumen seperti foto, video, dana set digital lainnya dihasilkan secara lebih cepat dari sebelumnya. Oleh karena itu, memiliki solusi penyimpanan pribadi yang dapat menjawab kebutuhan kapasitas penyimpanan yang besar dan data sharing yang aman merupakan suatu hal yang penting bagi para pengguna rumahan dan individu. Dengan menggabungkan inovasi perangkat keras dan aplikasi-aplikasi yang canggih, DS418j 4-bay memungkinkan para pengguna untuk dapat menikmati sinkronisasi cloud dan streaming multimedia dengan harga yang kompetitif.”

Dirancang dengan mengedepankan user experience dan efisiensi energi, DS418j dilengkapi dengan indikator LED depan yang mudah disesuaikan sehingga memungkinkan para pengguna untuk secara tepat mengatur tingkat kecerahan layar dalam 4 tingkat. Sebagai tambahan, model ini hanya menggunakan 21.22 watt ketika beroperasi penuh dan 8.97 watt dalam mode hibernasi HDD.

DS418j berjalan di atas sistem operasi Disk Station Manager (DSM), salah satu sistem pengoperasian terdepan dan intuitif untuk perangkat network-attached storage yang menawarkan beragam aplikasi untuk keperluan backup hingga multimedia untuk penggunaan rumahan dan individu. Berkat DSM, Synology® telah menerima banyak penghargaan dari media, termasuk penghargaan PC Mag Readers’ Choice selama 7 tahun berturut-turut.

Sekilas Mengenai Synology

Synology menciptakan solusi Network-Attached Storage, IP Surveillance, dan perangkat jaringan yang merubah cara pengguna mengelola data, melakukan pengintaian dan mengelola jaringan di jamanserba cloud. Dengan memanfaatkan berbagai keuntungan teknologi canggih secara penuh, Synology bertujuan untuk membantu para penggunanya mensentralisasikan penyimpanan data dan backup/pencadangan, berbagi-pakai file ketika bepergian, menerapkan solusi pengintaian yang profesional, dan mengelola jaringan dengan mudah dan terjangkau. Synology berkomitmen kuat untuk menyediakan produk dengan fitur-fitur masadepan dan layanan pengguna yang terbaik di kelasnya.

Tuesday, 29 August 2017 04:38

VPN Vs SSH, Manakah yang Paling Aman?

VPN dan SSH tunneling sama-sama berfungsi sebagai "tunnel" atau jalur khusus di dalam lalu lintas jaringan untuk membuat sambungan yang terenkripsi. Meski berbeda namun dalam beberapa hal keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu memberikan sambungan yang aman di dalam lalu lintas jaringan.

Nah, sebelum Anda memutuskan mana yang akan digunakan dari keduanya. Ada baiknya memahami terlebih dahulu pengertian dan cara kerja dari kedua layanan ini, berikut ulasannya :

Pengertian dan Cara Kerja VPN (Virtual Private Network)

VPN atau jaringan virtual pribadi adalah koneksi yang menghubungkan ke lalu lintas jaringan lain secara private melalui jaringan publik. VPN sering digunakan oleh perusahaan untuk melindungi data mereka yang dikirim melalui jaringan internet.

Setiap perusahaan seharusnya memiliki jaringan lokal untuk menghubungkan tiap unit kerja didalamnya. Jaringan lokal yang berisi data-data penting tersebut tentu sangat beresiko apabila terhubung langsung ke jaringan publik. Nah, lalu bagaimana jika seorang karyawan ingin mengakses sumber daya perusahaan namun ia tidak sedang berada dikantor. Inilah kemudian mengapa perusahaan juga wajib membangun VPN Server sebagai koneksi private untuk mengakses jaringan lokal perusahaan melalui internet. Koneksi yang dibentuk VPN tersebut menjamin lalu lintas jaringan yang terbentuk akan menjadi sangat aman.

Kelebihan VPN

1. Mudah digunakan oleh pengguna awam sekalipun.
2. VPN melakukan enkripsi terhadap file yang dikirim sehingga sangat aman.
3. VPN support pada layer jaringan TCP dan UDP.
4. Bisa membuka jaringan yang diblokir oleh ISP tertentu.
5. Mengakses internet sebagai pengguna anonim.

Kelemahan VPN

1. Membutuhkan bandwidth yang besar.
2. Biaya langganan dan membangun server yang cukup mahal.

Pengertian dan Cara Kerja SSH (Secure Shell)

Secure Shell atau disingkat SSH adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan untuk pertukaran data melalui koneksi yang aman antar dua jaringan. Selain, SSH juga dapat digunakan untuk memasuki ke jaringan lain yang lebih banyak secara aman. SSH dibuat untuk menggantikan tugas telnet dan shell yang dianggap masih memiliki banyak kekurangan dan celah keamanan. Sama seperti VPN, SSH juga akan melakukan enkripsi dan integritas terhadap kerahasiaan data.

Kelebihan SSH

1. Tidak memerlukan bandwidth besar untuk membuat sambungan SSH.
2. SSH Tunneling dapat dimanfaatkan untuk internet gratis dengan menumpang jaringan milik provider tertentu.

Kekurangan SSH

1. Konfigurasi dan pengaturan SSH lebih rumit dibandingkan VPN, sebaliknya untuk membuat SSH Server tidak sesulit dibandingkan membangun VPN Server.
2. Tidak support pada layer jaringan UDP, hanya mendukung TCP.
3. Harus selalu rutin maintenance.

Mana yang lebih baik antara VPN dan SSH?

Jika kita khawatir mengenai keamanan data untuk keperluan bisnis dan perusahaan maka lebih baik menggunakan VPN. Dengan VPN, semua lalu lintas jaringan yang masuk harus melewati Server VPN terlebih dahulu, hal ini membuat lalu lintas jaringan lokal perusahaan yang juga terhubung ke internet akan terlihat sangat private dan aman.

Namun, jika kita membutuhkan koneksi enkripsi hanya untuk membuat sambungan biasa, baik untuk menjelajah internet atau mengakses wifi publik saja tentu menggunakan SSH server atau jaringan VPN akan sama baiknya dalam memberi perlindungan yang kuat. Tetapi yang pasti biaya berlangganan SSH jauh lebih murah dibandingkan VPN.

Namun, yang perlu diketahui selanjutnya adalah untuk terhubung ke jaringan VPN tentu tidak memerlukan kesulitan sama sekali. Bahkan pengguna awam sekalipun tidak akan mengalami kesulitan. Berbeda ketika melakukan koneksi SSH tunneling yang memerlukan proses yang sedikit rumit dan bagi pengguna awam pasti akan kesulitan.

Wednesday, 23 August 2017 03:15

Cara Menggunakan USB OTG

Adakalanya kita ingin melakukan transfer data dari penyimpanan eksternal ke perangkat Android yang digunakan, sehingga penting bagi kita untuk mengetahui pengertian dan cara menggunakan USB OTG. Dengan bantuan USB OTG ini, Anda bisa bebas melakukan transfer data secara langsung dari flashdisk tanpa harus menggunakan batuan PC/laptop terlebih dahulu. Tak heran jika meskipun tidak mengetahui pengertian dan cara menggunakan USB OTG namun banyak pengguna smartphone yang mengandalkan jenis USB yang satu ini agar lebih mudah dan hemat waktu dalam melakukan pemindahan data.

Kemudahan dalam urusan transfer data merupakan keunggulan utama yang ditawarkan oleh USB OTG sebab hanya dengan menancapkan USB OTG ke perangkat Android yang digunakan, maka pengguna perangkat tersebut bisa menemukan file yang dicari dalam waktu yang singkat. Lantas apa itu pengertian dan cara menggunakan USB OTG? Meskipun USB OTG akan membantu memudahkan aktivitas transfer data, namun tak semua perangkat Android mendukung penggunaan jenis USB yang satu ini. Sehingga selain mengetahui tentang pengertian dan cara menggunakan USB OTG, sebaiknya Anda juga mencari informasi tentang seperti apakah ciri-ciri perangkat yang mendukung USB OTG.

Cara untuk mengetahui apakah sebuah perangkat Android sudah support penggunaan USB OTG adalah dengan melihat informasi spesifikasi yang ada di box perangkat tersebut. Selain itu, Anda juga bisa cek langsung pada situs resmi pabrikannya. Mengetahui smartphone Anda support USB OTG ini sangat penting agar pengertian dan cara menggunakan USB OTG ini dapat diterapkan pada smartphone Anda. Perangkat Android yang sudah support USB OTG biasanya akan memiliki logo USB OTG pada box wadahnya. Namun, jika Anda masih kurang puas dan ingin mendapatkan jawaban yang lebih valid, maka melakukan pengecekan dengan sebuah aplikasi bernama USB OTG Checker yang bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Nah, bagi Anda yang masih asing dengan istilah USB OTG dan apa saja dan bagaimana cara memakainya, pada kesempatan kali ini kita akan berbagi sedikit informasi tentang pengertian USB OTG dan cara menggunakan USB OTG, simak yuk!

Pengertian USB OTG

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara penggunaannya, alangkah lebih baik jika Anda mengetahui terlebih dahulu pengertian USB OTG dan fungsinya :

USB On-The-Go atau yang lebih populer dengan sebutan USB OTG merupakan salah satu spesifikasi USB 2.0 yang membuat perangkat bisa dipakai untuk membaca data dari koneksi USB tanpa melalui bantuan PC. Pengertian USB OTG juga bisa dikatakan sebagai standardisasi untuk koneksi USB sebab sebagian besar smartphone Android terbaru saat ini memang sudah dilengkapi dengan fitur USB OTG. Fungsi USB OTG adalah sebagai master atau host terhadap perangkat lain yang terhubung dengannya, baik itu flashdisk, kamera digital, printer, keyboard maupun mouse sehingga desainnya memang terlihat berbeda dengan kabel USB biasa. Dengan begitu, USB OTG bisa mengendalikan perangkat lain yang terkoneksi dengannya. Smartphone secara otomatis akan tahu apa yang seharusnya dilakukan jika flashdisk, kamera digital, maupun perangkat lain terhubung dengannya.

Selain menghubungkan perangkat Android dengan memori eksternal untuk urusan data, kabel USB OTG juga bisa mendukung beberapa aktivitas yang lain seperti memainkan game Android dengan joystick, mengendalikan smartphone atau tablet Android dengan keyboard dan mouse, mencetak foto langsung ke printer, hingga menggunakannya sebagai controller untuk kamera DSLR.

Itulah sedikit informasi tentang pengertian USB OTG yang akan memberikan gambaran tentang apa sih sebenarnya USB OTG dan manfaatnya ketika alat yang satu ini dikoneksikan ke perangkat Android. Hal ini akan tentu akan sangat bermanfaat bagi mereka yang masih awam dengan jenis USB satu ini dan belum pernah memakai sebelumnya. Nah, untuk melengkapi informasi di atas, kita akan menjelaskan tentang cara menggunakan USB OTG.

Cara Menggunakan USB OTG

Berikut ini adalah langkah-langkah cara menggunakan USB OTG pada perangkat berbasis Android:

  1. Sebelum melakukan koneksi, dalam cara menggunakan USB OTG ini sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu apakah perangkat yang digunakan sudah support fitur USB OTG. Anda bisa menanyakan ke teman yang memakai perangkat sama atau melihat keterangan pada box perangkat tersebut.
  2. Lalu, belilah kabel USB OTG yang sesuai dengan perangkat yang dipakai. Harga kabel USB OTG sendiri bervariasi tergantung pada tempat di mana membelinya. Agar kabel USB UTG pas dengan perangkat pastikan tipe colokan dan port yang ada di perangkat. Untuk lebih amannya, sebaiknya Anda membawa langsung perangkat tersebut saat membeli kabel USB OTG.
  3. Pengertian dan cara menggunakan USB OTG yang selanjutnya adalah dengan menghubungkan flashdisk ke perangkat Android melalui kabel USB OTG tersebut. Caranya, Anda hanya perlu mencolokkan flashdisk ke salah satu ujung kabel dan mencolokkan ujung kabel yang lainnya ke perangkat Android.
  4. Gunakan aplikasi file manager yang biasanya sudah terinstall pada perangkat Android jika ingin membuka, copy paste, atau mengedit file yang ada di flashdisk. Lokasi folder USB flashdisk bisa berbeda tergantung pada jenis dan merek perangkatnya sendiri. Lokasinya bisa di mnt/USBdisk1, Storage/USBdisk1, atau external/USBdisk1.
  5. Setelah proses edit file selesai, jangan mencabut flashdisk secara langsung karena hal ini bisa menimbulkan kerusakan pada media penyimpanan eksternal tersebut. Untuk mencabutnya, masuklah ke menu setting, lalu pilih Storage dan klik pada opsi Unmount External Storage. Tunggu hingga proses dari cara menggunakan USB OTG ini selesai dan cabutlah flashdisk tersebut.

Di atas merupakan salah satu contoh pengertian dan cara menggunakan USB OTG untuk menghubungkannya dengan media penyimpanan internal seperti flashdisk. Dengan bantuan kabel USB OTG maka berbagai aktivitas seperti membuka file, menyalin file, maupun mengedit file bisa dilakukan secara langsung dari perangkat Android dengan mudah tanpa menggunakan bantuan PC.

Bagaimana? Apa sekarang Anda sudah paham tentang pengertian dan cara menggunakan USB OTG? Tentu dengan informasi yang telah kami paparkan di atas, Anda akan semakin mengerti tentang seperti apa kabel USB OTG dan bagaimana cara yang benar untuk menggunakannya. Semoga Bermanfaat.

Tuesday, 22 August 2017 07:10

Android 8.0 Oreo resmi dirilis

Seperti yang diharapkan, Google akhirnya meresmikan generasi Android berikutnya. Dikenal sebagai "O" selama beberapa bulan terakhir lewat Developer Previews dan versi beta, kini Google merilis nama lengkapnya yakni Android 8.0 Oreo. Ternyata nama yang paling banyak dikabarkan belakangan ini adalah nama yang dipilih Google. Ini adalah kedua kalinya dalam sejarah Android melibatkan kemitraan komersial dengan sebuah merek.

Setelah versi 4.4 KitKat Google yang bekerja sama dengan Nestle, kini perusahaan mesin pencari itu menggandeng Mondelez untuk menggunakan nama Oreo. Kode Android 8.0 Oreo akan diunggah oleh insinyur Google ke Android Open Source Project, sementara pembaruan perangkat lunak untuk perangkat Nexus dan Pixel yang akan "segera" tiba. Android terbaru tersebut juga akan dikirim ke perangkat-perangkat yang terdaftar dalam Android Beta Program.

Google juga mengatakan bahwa hingga akhir tahun para pengguna diharapkan dapat mencicipi Android Oreo dari perangkat Essential, General Mobile, HMD Global, Huawei, HTC, Kyocera, LG, Motorola, Samsung, Sharp, dan Sony.

Versi terbaru dari Android tersebut dilengkapi dengan dukungan picture-in-picture, notification dots, emoji yang didesain ulang sepenuhnya (termasuk lebih dari 60 yang baru), Google Play Protect built-in, pembatasan penggunaan baterai berlebihan oleh aplikasi, kecepatan boot yang lebih cepat, sistem autofill menyeluruh dan dukungan untuk Android Instant Apps, demikian GSM Arena.

Tiga tahun dari sekarang, tepatnya pada 2020 mendatang, teknologi jaringan seluler generasi kelima ( 5G) diramalkan bakal mulai digelar secara global. Indonesia sudah mempersiapkan diri sejak 2015 lalu dengan membentuk lembaga khusus bertajuk "Indonesia 5G Forum". Beberapa penyedia infrastruktur telekomunikasi seperti Ericsson dan Huawei pun sudah pernah menguji jaringan 5G di Indonesia. Lantas, bagaimana kesiapan pemerintah menyambut inovasi ini?

Menurut Kepala Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Basuki Yusuf Iskandar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengadopsi jaringan seluler 5G. “Kita jangan gagap teknologi. Bukannya mau jadi late adopter (pengadopsi lambat), tapi rational adopter (pengadopsi rasional),” tutur beliau. “Sebaiknya kita lihat dulu negara-negara lain. Biarkan mereka adopsi lebih awal supaya kita bisa belajar dan lebih siap,” beliau menambahkan.

Adapun kesiapan yang dimaksud bukan cuma dari segi teknologinya, namun juga kesiapan industri, regulasi, dan ekosistem masyarakat. Basuki mencontohkan jika masyarakat belum siap, maka implementasi 5G tak akan dimanfaatkan secara maksimal. “Teknologi itu bagus kalau orang mengerti. Kalo hanya mengerti setengah-setengah, masyarakat nggak produktif,” kata beliau.

Dampak 5G lebih kompleks

Basuki juga menambahkan bahwa regulasi terkait implementasi 5G tengah didiskusikan bersama dengan berbagai pihak. Menurut beliau, dampak sosial dari 5G akan lebih kompleks ketimbang 4G LTE karena kemampuannya memicu lebih banyak kemunculan disruptive technology. “Kalau pas 4G kan ada kasus Uber itu hanya satu sektor. Nanti 5G dampaknya lebih problematik. Makanya persiapan ke sana harus lebih matang,” beliau menjelaskan.

Hal ini disepakati penasihat Indonesia 5G Forum, Kalamullah Ramli. Beliau mengatakan 5G adalah teknologi yang tak bisa dibendung namun harus disertai regulasi yang kokoh agar tak kecolongan. “Aturan-aturan seperti TKDN dan pajak perlu diperdalam lagi untuk sebelum era 5G masuk,” ujarnya.

Indonesia 5G Forum merupakan salah satu lembaga yang diminta rekomendasi atau masukan untuk merumuskan regulasi soal jaringan generasi kelima. Sejauh ini, kata Kalamullah, pembahasan soal regulasi 5G masih dalam tahap awal. Kalamullah memprediksi implementasi 5G di Indonesia baru bisa komersil sekitar 10 tahun dari sekarang.

Penyedia teknologi 5G sudah siap

Terlepas dari kesiapan dari segi regulasi dan kondisi masyarakat, para penyedia teknologi 5G sudah siap menggenjot jaringan tersebut di berbagai belahan dunia. Konsorsium yang antara lain termasuk Qualcomm, Ericsson, Nokia, dan ZTE, gencar menyuarakan manfaat dari implementasi 5G di bidang sosial dan ekonomi.

“Semester dua tahun ke depan sudah siap modem 5G X50 kami,” kata Staff Manager, Technical Marketing Qualcomm, Patrick Lau. Salah satu implementasi jaringan 5G, kata beliau, adalah teknologi virtual reality (VR). Saat ini teknologi itu memang masih fokus pada gaming, namun ke depannya bisa merambah ke sektor kesehatan, pendidikan, hingga pertanian.

“Bayangkan jika dokter di Jakarta bisa membantu proses operasi di Kalimantan karena bisa melihat keseluruhan proses yang real dengan VR. Tentu lebih mudah ketimbang memberikan nasihat via telepon,” beliau menjelaskan. Di bidang pertanian, Patrick Lau juga mencontohkan pemanfaatan teknologi 5G untuk mengukur kadar air secara otomatis. Ada juga di bidang keamanan dengan memanfaatkan pengawasan daerah bencana dengan drone secara real-time.

Sejalan dengan itu, Head of Network Solutions, Network Evolution Ericsson, Ng Thiaw Seng, menganjurkan para operator telekomunikasi di Indonesia agar mulai mencoba teknologi 5G dari sekarang. “Supaya nanti inovasinya lebih cepat,” ujarnya. Lebih lanjut, Ng Thiaw Seng sesumbar pihaknya sudah menandatangani kontrak dengan 33 perusahaan telekomunikasi di seluruh dunia untuk merealisasikan 5G.

Terkait sikap pemerintah yang tak ingin buru-buru mengimplementasikan 5G, Director of Goverment Affairs Qualcomm Southeast Asia, Nies Purwati mengaku paham. Pasalnya posisi Indonesia bukanlah negara produsen teknologi. “Tapi ada baiknya memantau perkembangan yang ada sekarang. Indonesia harus melihat di mana bisa bersaing, misalnya dari sisi Aplikasi dan Startup. Persiapan harus dilakukan dari awal,” beliau menjelaskan.

Page 1 of 19