Monday, 05 September 2016 02:55

Kuliah Umum STT NF "Menjadi Mahasiswa Luar biasa : Inspirasi Dari Turbo Coding"

Written by  Nadya Yutrianti Mahasiswi STT NF
Rate this item
(2 votes)

Liburan semester genap TA-2015-2016 hampir usai, seluruh mahasiswa/i STT-NF sudah bersiap untuk menjalani rutinitas hariannya di “Technopreneur Campus” ini. Di setiap awal semester STT NF selalu rutin megngadakan Kuliah Umum dengan mengundang pembicara atau narasumber berskala nasional maupun Internasional. Pada kuliah umum kali ini STT NF mengundang peneliti internasional asal Indonesia yang saat ini menetap di Jepang dan memiliki hak paten “konsep dua FFT sebagai konsep cikal bakal 4G LTE yang menjadi standar Internasional ITU” Dr.Eng.Khoirul.Anwar, dan dosen peneliti STT-NF, Sirojul Munir yang memaparkan penelitian tentang "Otomasi Pembacaan Data Angka Pada Meteran Air PDAM secara Realtime".

Acara yang bertemakan “Menjadi Mahasiswa Luarbiasa : Inspirasi dari Turbo Coding” ini diawali dengan penyampaian hasil penelitian dari dosen STT-NF, yang membahas tentang "Otomasi Pembacaan Data Angka Pada Meteran Air PDAM secara Realtime" di Indonesia untuk memperbaiki sistem pendataan angka pada meteran air PDAM dengan berbagai macam dinamika yang dihadapi, agar dapat terealisasi ke depannya untuk masyarakat Indonesia.

Setelah penyampaian hasil penelitian, acara selanjutnya diisi oleh Dr.Eng.Khoirul.Anwar, ia mengawali materinya dengan memperkenalkan diri dan prestasi yang didapatkan, cerita mengapa dia memilih negara Jepang, dan apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa jurusan Teknologi Informasi untuk Bangsa, Negara, dan Ummat Islam pada khususnya.

Dr.Eng. Khairul Anwar, merupakan sosok pemuda yang memiliki kecerdasan dan semangat meneliti, mengawali karir penelitiannya saat menjalani studi S2 di Jepang. Ia bercerita pada saat itu bahan penelitiannya diperebutkan oleh dua lembaga di Jepang yaitu, NAIST dan JAIST. Namun pada akhirnya dengan berbagai pertimbangan, penelitiannya tersebut dilanjutkan di laboratorium JAIST yang berada di Nomi, Isihkawa. Ia juga bercerita perihal beberapa penghargaan yang pernah diterimanya yaitu IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS), di California selain itu ia juga mendapat penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri dari Konsulat Jenderal RI di Osaka pada tahun 2007.

Selain bercerita tentang dirinya, ia juga membeberkan alasan mengapa memilih Jepang sebagai tempatnya menuntut ilmu dan berkarya. “Saya memilih Jepang karena orang Jepang terkenal karena memiliki kedisplinan yang sangat tinggi, bagi saya kedisiplinan merupakan kunci sukses yang paling utama, lalu mereka juga memiliki komitmen yang kuat pada sains dan teknologi dengan menyediakan anggaran yang besar untuk penelitian. Selain itu ada pertimbangan lain yaitu banyaknya peraih nobel asal Jepang sebanyak 2 orang per tahun, lalu mereka juga memiliki alat Transportasi umum yang sangat lancar untuk memudahkan perjalanan ke mana saja.” Ungkap Khoirul.

Selain bercerita soal pengalamannya mencari ilmu dan berkarir di negri Sakura, ia juga memberikan tips tentang apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa jurusan Teknologi Informasi untuk Bangsa, Negara dan Umat Islam. Menurutnya Kemajuan teknologi saat ini terus meningkat, namun tidak seimbang dengan SDM yang ada dilapangan. Para praktisi IT yang minim dan dukungan material dari pemerintah yang masih sedikit, menuntut pemuda-pemudi, mahasiswa-mahasiswi untuk terus bergerak dan berinovasi menggapai mimpi untuk kebermanfaatan sesama manusia. Khairul mengatakan bahwa “Kehidupan sama dengan usaha & doa, manfaatkan waktu dengan baik, hidup seimbang (pribadi, keluarga, organisasi, pekerjaan/peneliti). Misalnya, dengan melakukan penelitian yang dapat menjadi sebuah hak paten yang bermanfaat secara luas. Sehingga, dapat mengangkat nama baik negara dan agama dimata dunia.”

Untuk melakukan itu semua, Khairul memberikan Lima (5) prinsip untuk sukses :

1. Think Big, Positif thinking
2. Have dream
3. Life in balance : variation effect ~individual(2)-work(3)-family(3)-organisation(2).
4. EduRanced, Character
~Pain is Temporary, Pride is forever~
~berprestasi for religion~
5. Feedback(social-Trust-Cooperation)

Ia juga menambahkan, “jika ingin agamamu di hargai, berinovasilah untuk manusia dan dunia, maka mereka akan menghargai agamamu. “ (Nadya Yutrianti)

Read 1998 times