Thursday, 07 December 2017 01:02

Mahasiswa STT NF Mewakili Tim DKI Jakarta pada Lomba Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional Ke-22 di Kota Padang

Written by  Kuati Septiani
Rate this item
(0 votes)

Pada Minggu (19/11/2017), tepatnya di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Sumatera Barat, menjadi malam diresmikannya pembukaan Festival Seni Qasidah Berskala Besar Tingkat Nasional ke-22.

 

Dimana pembukaan Festival Seni Qasidah ini diikuti oleh 1.767 peserta lomba yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia. Acara pembukaan tersebut diramaikan oleh parade kafilah, marching band serta penampilan tarian massal “Salam Diantara Maghrib ke Isya” dari gabungan sanggar papan atas Kota Padang.

 

Festival ini digelar mulai tanggal 18 – 25 November dengan rangkaian lomba,seminar dan beberapa kegiatan lainnya. Dimana seluruh kegiatan ini dilaksanakan pada lokasi-lokasi yang telah ditentukan, diantaranya Lapangan RTH Imam Bonjol, Masjid Agung Nurul Iman, Taman Budaya Sumatera Barat, dan Gedung Rohana Qudus.

 

Adapun cabang yang diperlombakan yaitu Lomba Qasidah Klasik tingkat remaja dan dewasa putra-putri, Qasidah Kolaborasi, Bintang Vokalis tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa untuk kategori putra-putri, serta Fashion Show untuk kategori Muslim/Muslimah.

 

Sementara itu, Faiz Khoiron (TI, 2016) mahasiswa STT NF menjadi wakil dari tim DKI Jakarta dalam cabang lomba Qasidah Tingkat Remaja Putra. Dalam lomba tingkat nasional ini, tim DKI Jakarta pada cabang lomba tersebut berhasil meraih Juara Harapan I.

 

Bagi faiz, ini bukanlah kali pertama dalam mengikuti perlombaan. Sebelumnya, ia juga pernah mengikuti lomba serupa dengan meraih Juara III di Tingkat Nasional.

 

Kegemarannya sejak kelas 6 SD itu, mendorong Faiz untuk terus aktif berkarya, yakni dengan mengikuti berbagai lomba. Seperti lomba marawis di tingkat desa, kecamatan, hingga mewakili daerahnya untuk berlaga di tingkat nasional seperti saat ini. Bahkan satu tahun lalu, Faiz berhasil meraih Juara I lomba marawis se-DKI Jakarta.

 

Pada perjalannya ke Padang waktu lalu, faiz menceritakan pengalaman tidak terlupakan, yakni kejadian dimana ia tidak terdaftar pada tiket pesawat yang telah disediakan untuk tim DKI Jakarta. Tentu saja hal tersebut membuatnya panik, karena dirinya terancam tidak bisa berangkat ke Padang. Namun, pada akhirnya masalah tersebut bisa terselesaikan dengan membeli tiket pesawat yang baru. Akhirnya Faiz bisa pergi dan mengikuti rangkaian acara tersebut.

 

“Harapan saya kepada pemerintah DKI Jakarta, untuk lebih mendukung muda-mudinya dalam berkarya, terutama dalam hal melestarikan kesenian islami yang selama ini nyaris dikalahkan oleh seni modern. Serta lebih teliti dan akurat dalam mempersiapkan hal-hal yang diperlukan saat pelaksanaanya.” Ujar Faiz.

 

Editor: Sep/Uml

Read 92 times Last modified on Thursday, 14 December 2017 03:03