Wednesday, 21 December 2016 04:23

3C STT NF, JAGO IT DAN BERKARAKTER

STT Terpadu Nurul Fikri berdiri pada tahun 2002. Berawal dari Lembaga Pendidikan Komputer Nurul Fikri yang dikenal sebagai pelopor open source di Indonesia sejak tahun 1999. Saat ini STT Terpadu Nurul Fikri atau yang dikenal dengan Kampus NF telah meluluskan 1 angkatan sebanyak 37 orang. Sekalipun masih dalam usia yang muda dan baru memiliki akreditasi BAN PT, namun 100% lulusan STT NF tersebut sudah mendapatkan lapangan pekerjaan.

Saat ini STT NF tengah menyelenggarakan perhelatan kompetisi antar siswa SD, SMP dan SMA sederajat dalam bidang IT (Information Technology) dengan nama Computer Creativity Competition (3C) untuk wilayah Jabodetabek. Event besar 3C kali Ini adalah pelaksanaan yang ke-7 (tujuh) dari sepanjang perjalanannya sejak tahun 2009. Ada lima kategori lomba yang dibuka yaitu: animasi, poster, fotografi, vlog dan webquiz.

Tema lomba 3C kali ini adalah: “Jago IT dan Berkarakter”. Hal ini sejalan dengan cita-cita STT NF untuk melahirkan lulusan yang bukan saja memiliki kompetensi di bidang IT namun juga berkarakter mulia. Kompetensi diukur dari kemampuan lulusan menguasai bidang-bidang spesifik IT seperti pengembangan peragkat lunak, database, jaringan/infrastruktur, tata kelola dan sistem informasi enterprise. Prestasi Mahasiswa STT NF sebagai finalis ajang IT Kampus se-Indonesia yaitu GEMASTIK 2015 dan 2016 menjadi contoh upaya STT NF menguasai kompentensi di bidang IT (“jago IT”) ini.

Sedangkan karakter yang dimaksud telah tersusun dalam kata “NICE” yang merupakan kepanjangan dari novelty (inovasi), integrity (integritas), care (kepedulian) dan excellent (kualitas). Kesemua nilai tersebut diambil dari semangat para pendiri dan dosen serta karyawan STT NF yang diharapkan mampu ditanamkan kepada para mahasiswa dan lulusan STT NF. Adapun daftar perilaku utama karakter NICE adalah sebagai berikut :

nice

Dengan semangat “Jago IT dan Berkarakter” inilah, event 3C STT NF mengambil tema. Kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini telah memberikan kesempatan yang luas untuk kita memperoleh banyak kemudahan mendapatkan informasi, mengakses kebutuhan hidup, hiburan dan lain-lainnya. Namun hal itu jangan sampai membuat kita terlena bahkan sampai melanggar batas-batas norma yang berlaku baik agama maupun budaya kita masing-masing. Karakter inovasi, integritas, kepedulian dan kesempurnaan kualitas harus tetap menjadi pegangan di era kemajuan teknologi saat ini. (AWA)

Published in Kegiatan Kampus
Thursday, 15 December 2016 09:20

Latihan Dasar Manajemen Kepemimpinan Mahasiswa

Latihan Dasar Manajemen Kepemimpinan Mahasiswa atau yang biasa disingkat LDMKM adalah suatu kegiatan yang diadakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri yang diperuntukan bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sifat kepemimpinan pada mahasiswa, kegiatan ini pula sebagai syarat wajib bagi mahasiswa aktif yang ingin mengikuti organisasi ataupun kegiatan lain yang berhubungan dengan kampus. Kegiatan ini diadakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 2 s/d 4 Desember 2016 di Taman Rusa, Ciseeng, Bogor. Setiap mahasiswa yang mengikuti LDMKM terbagi dalam beberapa kelompok, dimana setiap kelompok terdiri dari kurang lebih 10 anggota ikhwan ataupun akhwat. Kegiatan ini berawal dari pembacaan rules oleh panitia di kampus sebelum menuju lokasi tujuan. Keberangkatan peserta dari kampus menuju lokasi tujuan pada pukul 14.30 WIB dengan menggunakan kendaraan TNI dan sekitar 2 jam perjalanan dilewati hingga tibalah pada lokasi tujuan.

Saat tiba di lokasi, seluruh peserta diberi arahan kembali oleh panitia mengenai tindakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berada di lokasi pelatihan. Taman Rusa sendiri merupakan daerah yang masih asri, dimana masih terdapat banyak sekali pepohonan, hal itulah yang menyebabkan tempat ini terasa begitu sejuk. Penginapan selama pelatihan terdiri dari beberapa kamar dimana setiap kamarnya terdiri dari 12 orang.

Agenda saat hari pertama pelatihan berupa pembekalan dan pembacaan schedule. Dan dilanjutkan ke hari kedua yang dimulai sejak pukul 03.00 dini hari yaitu Qiyamul Lail yang dilanjutkan dengan sholat Subuh berjamaah dan taddarus hingga pukul 06.00 WIB. Setelah itu, para peserta dan panitia olahraga bersama. Lalu melakukan agenda lainnya seperti makan bersama, ice breaking, presentasi kelompok mengenai ide startup dan kegiatan lainnya,

Pada hari kedua kegiatan lebih difokuskan pada pemberian materi. Materi pertama yang diterima para peserta yaitu mengenai Manajemen Aksi yang disampaikan oleh Ferdiansyah Ramadhan selaku Presiden BEM STT Terpadu Nurul Fikri. Materi kedua mengenai startup yang disampaikan oleh Letsgonesia yang merupakan salah satu startup mahasiswa STT NF. Materi selanjutnya yaitu mengenai Perencanaan Hidup, Organisasi Kampus, Kepemimpinan serta Teknik dan Manajemen Sidang yang disampaikan oleh para tokoh profesional dari berbagai bidang. Seluruh materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan dan masa depan mahasiswa sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan sesuatu,seperti bagaimana menyampaikan aspirasi pada pemerintah melalui Manajemen Aksi yang baik, bagaimana menjadi pemimpin yang baik, bagaimana berpartisipasi dalam dalam suatu organisasi, bagaimana cara sidang yang benar, dan materi lainnya yang begitu menjadi menarik. Pada hari kedua ini, kegiatan diadakan sampai dengan pukul 23.00 WIB.

Sampailah pada hari ketiga dimana kegiatan dimulai dari pukul 01.00 dini hari yang diawali dengan jerit malam, ya kegiatan ini seolah menjadi kegiatan wajib di setiap kegiatan pelatihan. Jerit malam diakhiri dengan Sholat Qiyamul Lail lalu dilanjutkan Sholat Subuh dan taddarus berjamaah. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan outbond, dimana kegitan inilah yang paling menarik karena seluruh peserta berlomba untuk mendapatkan balon berisi air yang digunakan sebagai senjata untuk ‘perang balon’, berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan balon ini hingga seluruh pakaian berlumuran lumpur dan tak berwarna lagi selain warna coklat lumpur. Dan seluruh agenda telah selesai dilakukan dan diakhiri dengan perang balon antara panitia dan peserta serta penutupan dari Pak David Wismanindra selaku bagian Kemahasiswaan STT NF.

LDMKM begitu memberi banyak pelajaran dan kesan yang sulit dilupakan karena selama agenda berlangsung dari hari ke hari banyak sekali rintangan yang harus dilewati para peserta, berupa ujian demi ujian yang secara sengaja dibebankan panitia pada peserta untuk menumbuhkan sikap kepemimpinan para peserta hingga kondisi yang begitu menegangkan yang lagi lagi untuk mendidik peserta LDMKM. Dan karena ujian itulah para peserta dapat mengambil pelajaran, melatih kekompakan, kerja sama dan mendidik diri agar dapat menyesuaikan sikap dalam berbagai kondisi.

Published in Kegiatan Kampus