Baru-baru ini Telkomsigma telah meluncurkan sebuah aplikasi yang mampu mengkolaborasikan berbagai macam ke dalam suatu ruang. Aplikasi tersebut bernama Mobile CloudMobile Cloud merupakan kumpulan aplikasi kolaborasi yang terintegrasi dalam satu aplikasi. Dengan begitu pengguna hanya perlu satu akun untuk mengakses seluruh fitur kolaborasi seperti email, chat, dan online storage. Berbasis teknologi SaaS Cloud, aplikasi Mobile Cloud dapat diakses kapanpun, di manapun, dari perangkat apapun. Aplikasi ini khusus didesain menunjang dinamika aktivitas digital dalam berkolaborasi.

Mobile Cloud memiliki berbagai keunggulan yang dapat digunakan oleh seluruh pengguna di Indonesia, baik pada penggunaan secara personal, pebisnis, maupun business-to-business-customer dengan white label"Sebagai perusahaan penyedia ICT terbesar di Indonesia, Telkomsigma tidak pernah berhenti melakukan inovasi. Hadirnya Mobile Cloud tidak hanya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di seluruh Indonesia, namun juga telah melalui perbandingan menyeluruh terhadap seluruh pemain aplikasi kolaborasi," kata Direktur Solution Operation Telkomsigma, Achmad Soegiarto.

Selain sumber daya manusia, Mobile Cloud juga didukung oleh infrastruktur Data Center Telkomsigma yang tersertifikasi sebagai Data Center Tier III Facility dari Lembaga Internasional, Uptime Institute. Disisi lain Mobile Cloud juga mendapat dukungan dari Telkom dengan infrastruktur jaringan terdepan dan terluas, yang mana dikatakan mampu menjamin keberlangsungan dan pengalaman dalam memakai aplikasi Mobile Cloud.

Aplikasi Mobile Cloud kini dapat diunduh secara gratis di Play Store. "Kami ingin memberikan kesempatan pada pengguna untuk mendapatkan pengalaman digital terbaik dalam berkolaborasi," ujar Achmad Soegiarto. Pengguna yang menginginkan kapasitas tambahan, bisa memilih Mobile Cloud yang versi berbayar, yang mana akan tersedia dengan paket-paket yang disesuaikan untuk pasar Indonesia. Bagi pengguna UKM maupun koorporat, Mobile Cloud juga akan berperan sebagai platform yang dapat di kustomisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis, baik itu melalui skema lisensi maupun white label.

Dengan adanya aplikasi Mobile Cloud ini, diharapkan dapat membawa masyarakat Indonesia yang terbiasa menggunakan layanan public cloud asing, untuk dapat berpindah memanfaatkan produk karya anak bangsa. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Mesin pencarian atau search engine digunakan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia untuk berselancar di intenet. Diantaranya untuk mengakses informasi pada suatu website hingga bersosial media. Adapun mesin pencarian yang banyak dikenal oleh masyarakat dengan pangsa besar di dunia, yakni Google. Selain mesin pencari google, ada pula bing search. Bing Search merupakan mesin pencari hingga saat ini masih banyak digunakan oleh penggemar Microsoft di Amerika Serikat.

Baru-baru ini, Microsoft melakukan update untuk peramban karyanya, Bing Search pada versi Androidnya. Update tersebut berbekal peningkatan pengalaman browser di Android, terutama di video, tab gambar dan kemampuan menemukan teks di halaman. Selain itu, update ini juga menambahkan tampilan peta dan jawaban lokal lebih baik, serta sejumlah perbaikan bug, perbaikan kecepatan, tampilan lebih rapi dan sebagainya. Sayangnya, sejumlah fitur ini tidak tersedia di wilayah lain di luar Amerika Serikat.

Saat ini, Microsoft juga dilaporkan tengah menjalankan program beta Bing, yang dapat dicoba pengguna peramban tersebut dengan bergabung ke komunitas beta, sebelum versi stabil dari Bing tersebut dirilis di Google Play StoreSebelumnya, Microsoft meluncurkan Edge versi beta pada tahun lalu, dan kemudian tersedia untuk pengguna di negara terpilih. Selain Amerika Serikat, Microsoft Edge versi Android dan iOS belum diluncurkan secara di global.

Pada awal minggu lalu, Product Manager Microsoft Edge Sean Lyndersay  mengumumkan bahwa Edge versi Android dan iOS telah diluncurkan di lebih banyak negara. Menurut Lyndersay, browser ini kini digulirkan di hampir seluruh pasar berbahasa Inggris dan Perancis. Sementara itu, fitur terbaru Microsoft OneDrive for Business memungkinkan pengguna untuk mengembalikan file dari berbagai titik dalam kurun waktu 30 hari terakhir. Fitur ini Microsoft sebut sebagai Files Restore. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Fitur video call saat ini banyak diminati dan digunakan oleh pengguna dalam maupun luar negeri. Orang-orang dalam melakukan video call dengan lawan bicaranya, biasanya melalui social media seperti halnya WhatsApp dan LINE. Pada umumnya, untuk melakukan panggilan video kedua belah pihak, baik penelepon maupun penerima harus mendownload dulu aplikasinya. Namun, berbeda dengan Google Duo, bahwasanya penelepon bisa melakukan video call terhadap siapapun, meskipun lawan bicaranya ini belum menginstall dan mendaftarkan ke Google Duo. Dengan catatan, di akhir panggilan telepon penerima akan didorong untuk menginstall aplikasi tersebut.

Guna menjaga privasi, Google Duo memiliki sebuah opsi, yakni calon penerima berhak untuk menolak panggilan Duo dari orang atau nomor yang menghubunginya tersebut. Cara ini merupakan langkah yang bagus untuk memperluas aksesibilitas Duo, serta mempromosikan Duo kepada mereka yang belum menggunakannya. Google Duo pertama kali dirilis pada Agustus 2016 lalu. Dimana aplikasi ini menawarkan kualitas video call yang diklaim lebih stabil dibandingkan dengan aplikasi video call yang sudah ada.

Selain itu, Duo juga menawarkan pengalaman simpel yang didesain untuk memberikan kemudahan saat sedang digunakan. Yakni hanya dengan menggunakan nomor telepon, pengguna bisa langsung menghubungi orang-orang di daftar kontak. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi membuat akun terpisah, karena dapat secara langsung melakukan sign up dan mulai menelepon. Aplikasi yang bisa dipakai antar platform Android maupun iOS ini juga dibuat untuk memberikan pengalaman berkomunikasi yang cepat dan tetap bekerja meski koneksi sedang lambat.

Meskipun demikian, kualitas panggilan akan tetap menyesuaikan dengan perubahan jaringan. Dengan kata lain, saat bandwidth terbatas, Duo akan secara otomatis mengurangi resolusi gambar, dengan tujuan supaya panggilan tetap mulus. Kelebihan lain yang dimiliki Duo yaitu terdapat pada kemampuannya dalam beralih dari WiFi ke jaringan ponsel atau sebaliknya, secara otomatis tanpa memutuskan panggilan yang sedang berlangsung. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel
Rabu, 23 Agustus 2017 03:15

Cara Menggunakan USB OTG

Adakalanya kita ingin melakukan transfer data dari penyimpanan eksternal ke perangkat Android yang digunakan, sehingga penting bagi kita untuk mengetahui pengertian dan cara menggunakan USB OTG. Dengan bantuan USB OTG ini, Anda bisa bebas melakukan transfer data secara langsung dari flashdisk tanpa harus menggunakan batuan PC/laptop terlebih dahulu. Tak heran jika meskipun tidak mengetahui pengertian dan cara menggunakan USB OTG namun banyak pengguna smartphone yang mengandalkan jenis USB yang satu ini agar lebih mudah dan hemat waktu dalam melakukan pemindahan data.

Kemudahan dalam urusan transfer data merupakan keunggulan utama yang ditawarkan oleh USB OTG sebab hanya dengan menancapkan USB OTG ke perangkat Android yang digunakan, maka pengguna perangkat tersebut bisa menemukan file yang dicari dalam waktu yang singkat. Lantas apa itu pengertian dan cara menggunakan USB OTG? Meskipun USB OTG akan membantu memudahkan aktivitas transfer data, namun tak semua perangkat Android mendukung penggunaan jenis USB yang satu ini. Sehingga selain mengetahui tentang pengertian dan cara menggunakan USB OTG, sebaiknya Anda juga mencari informasi tentang seperti apakah ciri-ciri perangkat yang mendukung USB OTG.

Cara untuk mengetahui apakah sebuah perangkat Android sudah support penggunaan USB OTG adalah dengan melihat informasi spesifikasi yang ada di box perangkat tersebut. Selain itu, Anda juga bisa cek langsung pada situs resmi pabrikannya. Mengetahui smartphone Anda support USB OTG ini sangat penting agar pengertian dan cara menggunakan USB OTG ini dapat diterapkan pada smartphone Anda. Perangkat Android yang sudah support USB OTG biasanya akan memiliki logo USB OTG pada box wadahnya. Namun, jika Anda masih kurang puas dan ingin mendapatkan jawaban yang lebih valid, maka melakukan pengecekan dengan sebuah aplikasi bernama USB OTG Checker yang bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Nah, bagi Anda yang masih asing dengan istilah USB OTG dan apa saja dan bagaimana cara memakainya, pada kesempatan kali ini kita akan berbagi sedikit informasi tentang pengertian USB OTG dan cara menggunakan USB OTG, simak yuk!

Pengertian USB OTG

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara penggunaannya, alangkah lebih baik jika Anda mengetahui terlebih dahulu pengertian USB OTG dan fungsinya :

USB On-The-Go atau yang lebih populer dengan sebutan USB OTG merupakan salah satu spesifikasi USB 2.0 yang membuat perangkat bisa dipakai untuk membaca data dari koneksi USB tanpa melalui bantuan PC. Pengertian USB OTG juga bisa dikatakan sebagai standardisasi untuk koneksi USB sebab sebagian besar smartphone Android terbaru saat ini memang sudah dilengkapi dengan fitur USB OTG. Fungsi USB OTG adalah sebagai master atau host terhadap perangkat lain yang terhubung dengannya, baik itu flashdisk, kamera digital, printer, keyboard maupun mouse sehingga desainnya memang terlihat berbeda dengan kabel USB biasa. Dengan begitu, USB OTG bisa mengendalikan perangkat lain yang terkoneksi dengannya. Smartphone secara otomatis akan tahu apa yang seharusnya dilakukan jika flashdisk, kamera digital, maupun perangkat lain terhubung dengannya.

Selain menghubungkan perangkat Android dengan memori eksternal untuk urusan data, kabel USB OTG juga bisa mendukung beberapa aktivitas yang lain seperti memainkan game Android dengan joystick, mengendalikan smartphone atau tablet Android dengan keyboard dan mouse, mencetak foto langsung ke printer, hingga menggunakannya sebagai controller untuk kamera DSLR.

Itulah sedikit informasi tentang pengertian USB OTG yang akan memberikan gambaran tentang apa sih sebenarnya USB OTG dan manfaatnya ketika alat yang satu ini dikoneksikan ke perangkat Android. Hal ini akan tentu akan sangat bermanfaat bagi mereka yang masih awam dengan jenis USB satu ini dan belum pernah memakai sebelumnya. Nah, untuk melengkapi informasi di atas, kita akan menjelaskan tentang cara menggunakan USB OTG.

Cara Menggunakan USB OTG

Berikut ini adalah langkah-langkah cara menggunakan USB OTG pada perangkat berbasis Android:

  1. Sebelum melakukan koneksi, dalam cara menggunakan USB OTG ini sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu apakah perangkat yang digunakan sudah support fitur USB OTG. Anda bisa menanyakan ke teman yang memakai perangkat sama atau melihat keterangan pada box perangkat tersebut.
  2. Lalu, belilah kabel USB OTG yang sesuai dengan perangkat yang dipakai. Harga kabel USB OTG sendiri bervariasi tergantung pada tempat di mana membelinya. Agar kabel USB UTG pas dengan perangkat pastikan tipe colokan dan port yang ada di perangkat. Untuk lebih amannya, sebaiknya Anda membawa langsung perangkat tersebut saat membeli kabel USB OTG.
  3. Pengertian dan cara menggunakan USB OTG yang selanjutnya adalah dengan menghubungkan flashdisk ke perangkat Android melalui kabel USB OTG tersebut. Caranya, Anda hanya perlu mencolokkan flashdisk ke salah satu ujung kabel dan mencolokkan ujung kabel yang lainnya ke perangkat Android.
  4. Gunakan aplikasi file manager yang biasanya sudah terinstall pada perangkat Android jika ingin membuka, copy paste, atau mengedit file yang ada di flashdisk. Lokasi folder USB flashdisk bisa berbeda tergantung pada jenis dan merek perangkatnya sendiri. Lokasinya bisa di mnt/USBdisk1, Storage/USBdisk1, atau external/USBdisk1.
  5. Setelah proses edit file selesai, jangan mencabut flashdisk secara langsung karena hal ini bisa menimbulkan kerusakan pada media penyimpanan eksternal tersebut. Untuk mencabutnya, masuklah ke menu setting, lalu pilih Storage dan klik pada opsi Unmount External Storage. Tunggu hingga proses dari cara menggunakan USB OTG ini selesai dan cabutlah flashdisk tersebut.

Di atas merupakan salah satu contoh pengertian dan cara menggunakan USB OTG untuk menghubungkannya dengan media penyimpanan internal seperti flashdisk. Dengan bantuan kabel USB OTG maka berbagai aktivitas seperti membuka file, menyalin file, maupun mengedit file bisa dilakukan secara langsung dari perangkat Android dengan mudah tanpa menggunakan bantuan PC.

Bagaimana? Apa sekarang Anda sudah paham tentang pengertian dan cara menggunakan USB OTG? Tentu dengan informasi yang telah kami paparkan di atas, Anda akan semakin mengerti tentang seperti apa kabel USB OTG dan bagaimana cara yang benar untuk menggunakannya. Semoga Bermanfaat.

Published in Artikel

Jika kamu sedang mengalami musibah kehilangan smartphone, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang akan kami ulas kali ini sepertinya akan cukup bermanfaat. Kehilangan smartphone tampaknya bukanlah masalah yang baru di antara para pengguna smartphone. Kejadian ini pun bisa disebabkan karena berbagai hal misalnya karena kebiasaan penggunanya sendiri yang sering lupa dan kurang berhati-hati ketika menaruh smartphone. Terkadang ada juga teman yang memang suka iseng menyembunyikan smartphone dan berakhir dengan hilangnya perangkat tersebut.

Untuk itulah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi akan sangat penting dan bermanfaat untuk diketahui. Pasalnya, tidak hanya karena beberapa alasan di atas saja smartphone bisa hilang, smartphone yang terjatuh saat kita sedang berpergian maupun tindakan tidak bertanggung jawab seperti pencurian juga menjadi contoh penyebab hilangnya smartphone. Jika sudah begini, tentu kita akan sangat kebingungan sebab komunikasi maupun aktivitas lain yang dilakukan dengan bantuan smartphone akan terganggu. Oleh karena itu, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi salah satu alternatif yang bisa kamu gunakan jika mengalami hal seperti itu.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini sendiri memang cukup banyak dicari-cari pengguna smartphone. Pasalnya, banyak pengguna yang merasa rumit untuk melacak ponsel dengan menggunakan aplikasi. Berhati-hati ketika menggunakan smartphone dan mencari tahu informasi tentang cara mencegah pencurian smartphone merupakan beberapa tindakan preventif yang bisa dilakukan untuk menghindari hilangnya smartphone.

Sebenarnya di jaman yang serba modern seperti ini melacak sebuah smartphone yang hilang sangat mudah untuk dilakukan. Pasalnya, berbagai macam aplikasi untuk melacak keberadaan smartphone sudah banyak tersedia. Apalagi aplikasi-aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis sehingga banyak orang yang menggunakannya. Namun, bagaimana jika tidak ingin menggunakan aplikasi? Apakah kamu tetap bisa menemukan smartphone yang hilang tersebut? Tak perlu khawatir karena cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi jawaban bagi kamu yang ingin menemukan smartphone tanpa repot-repot menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai perantara.

Nah, bagi kamu yang belum mengetahui cara menemukan smartphone Android tanpa bantuan aplikasi, berikut kami berikan tips tentang hal ini selengkapnya. Langsung saja kita simak beberapa segmen di bawah ini yang akan mengulas secara lengkap mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini.

Cara Melacak Ponsel Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Android

Berikut ini adalah langkah-langkah cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android :

1. Langkah pertama pada cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang harus kamu lakukan yakni mengunduh dan menginstal terlebih dahulu Android Device Manager pada Android yang akan digunakan untuk melacak perangkat yang hilang. Setelah terinstall, maka buka layanan ini dan pilih opsi “Accept”.
2. Langkah berikutnya, lakukan login dengan menggunakan akun Google yang masih aktif pada smartphone kamu. Sekali lagi, gunakanlah akun Google yang masih aktif sehingga bisa langsung terkoneksi dengan smartphone yang digunakan.
3. Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang selanjutnya adalah jika kamu memakai dua smartphone sekaligus, maka lokasi smartphone yang hilang bisa langsung ditemukan dengan menggunakan smartphone Android yang satunya lagi.
4. Kemudian, pilih perintah yang ingin diberikan, misalnya dengan memilih untuk menguncinya, memaksanya berdering atau justru menghapus data yang ada di dalamnya.

Dengan menggunakan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android tersebut kamu dapat mengamankan perangkat yang hilang tersebut setidaknya dengan mengunci perangkat agar tidak dapat dibuka. Layanan Android Device Manager merupakan layanan yang memang diberikan oleh Google kepada para pengguna Android yang notabene merupakan produk buatannya.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang satu ini memang lebih akurat dibandingkan jika kamu menggunakan aplikasi pihak ketiga yang lain. Android Device Manager sendiri memiliki fungsi utama untuk mengendalikan perangkat Android dari jarak jauh sehingga dengan layanan Google ini, kamu bisa melacak, mengunci, maupun menghapus data perangkat Android yang hilang tersebut.

Selain cara diatas, adapula cara lain yang dapat digunakan ketika kamu kehilangan perangkat Android. Berikut kami berikan info mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer.

Cara Melacak Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Komputer

Berikut ini merupakan tahapan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer:

1. Hal pertama yang perlu dilakukan dalam cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer adalah buka situs google.com/android/devicemanager melalui peramban (browser) pada komputer yang digunakan. Lakukan login dengan memakai akun email yang juga kamu gunakan pada smartphone Android yang hilang.
2. Ketika kotak dialog Alert muncul, pilihlah opsi “Accept” untuk bisa masuk ke Android Device Manager.
3. Kemudian langkah selanjutnya dari cara melacak android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini adalah klik pada ikon GPS yang berada di pojok kanan pop-up. Apabila GPS yang ada di smartphone memang tidak aktif, maka kamu tidak akan bisa menemukan lokasi dimana smartphone itu berada. Akan tetapi, kamu masih bisa mereset perangkat tersebut dengan cara menekan tombol “Erase”. Langkah ini dilakukan agar smartphone kembali ke pengaturan pabrik dan mengatur GPS agar bisa menyala.
4. Kemudian langkah terakhir yang dapat kamu lakukan pada cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini kamu bisa mengunci smartphone tersebut memakai password yang ada pada fitur “Lock” untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, terlebih jika kamu menduga kalau smartphone itu sengaja disembunyikan. Namun, jika kamu terbiasa memakai smartphone dalam kondisi silent, gunakanlah fitur “Ring” untuk membuatnya berdering dengan keras.

Cara melacak ponsel Android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer bisa dilakukan jika kamu tak memiliki smartphone Android yang lain. Menemukan smartphone yang hilang langsung lewat perangkat Android maupun lewat komputer sebenarnya prinsipnya sama, yaitu dengan mengandalkan Android Device Manager yang merupakan layanan dari Google untuk para pengguna produknya sebab layanan ini pun juga bisa diakses lewat komputer meski langkah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini memang sedikit berbeda.

Nah, kini kamu tak perlu khawatir lagi bukan jika sewaktu-waktu kehilangan smartphone. Pasalnya, kamu kini sudah mengetahui cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi baik dengan memakai perangkat Android maupun Komputer. Namun yang perlu diperhatikan adalah ponsel Android yang hilang tersebut akan bisa dengan mudah ditemukan jika masih dalam keadaan aktif. Namun, jika perangkat tersebut mati maka akan lebih sulit untuk dilacak meskipun masih memungkinkan. Demikianlah informasi tentang cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang bisa kami bagikan. Semoga bisa bermanfaat.

Published in Artikel

Saat sedang melakukan panggilan video atau video call dengan pengguna WhatsApp lain, seringkali ada pesan masuk yang mengharuskan untuk segera dibalas. Hal ini tentu akan sangat mengganggu karena membuat pengguna harus memilih untuk lebih mengutamakan video call atau membalas chat terlebih dahulu.

Fitur baru di Whasapp bernama “Picture-in-Picture” rupanya akan segera dihadirkan untuk mengatasi masalah tersebut. Fitur ini memungkinkan pengguna WhatsApp untuk melanjutkan aktivitas video call meskipun dalam waktu yang bersamaan juga membalas chat dari teman-teman melalui aplikasi ini.

Mekanisme kerja dari fitur PiP ini sebelumnya telah diaplikasikan terlebih dahulu pada layanan berbagi video, Youtube. Dengan begitu pengguna Youtube tetap bisa menonton sebuah video meski sedang mengeksplor video-video lain pada layanan tersebut.

Tujuan dari penambahan fitur tersebut tentu saja untuk semakin meningkatkan produktivitas pengguna dengan memberikan dukungan pada dijalankannya dua pekerjaan sekaligus atau multitasking.

Fitur ini sendiri diketahui pertama kali melalui sebuah cuitan akun Twitter bernama @WaBetaInfo yang mengunggah hasil pemindaian antramuka WhatsApp versi beta dengan dukungan PiP.

@WABetaInfo juga menyebutkan jika PiP bakal hadir secara otomatis di Android O 8.0. Sistem operasi Android yang diperkenalkan Google pada Mei 2017 lalu tersebut disinyalir akan meluncur secara komersil pada bulan Agustus mendatang.

Kendati demikian, jika telah mempunyai Android O versi Developer Preview, pengguna WhatsApp sebenarnya sudah bisa menjajal fitur baru PiP pada aplikasi pesan singkat tersebut. Hal ini karena fitur Picture-in-Picture sendiri untuk sekarang memang sudah tersedia bagi para pengembang saja sehingga sebagian kecil orang sudah bisa merasakan bagaimana keefektifannya dalam membalas pesan dan melakukan video call sekaligus.

Selain untuk Android, fitur PiP menurut kabar juga akan dihadirkan untuk para pengguna perangkat iOS. Meski begitu terkait dengan kapan waktunya pengguna Android dan iOS bisa menjajal fitur PiP tersebut, pihak WhatsApp hingga kini masih belum memberikan informasi yang pasti berkaitan dengan hal ini. Jadi, kita tunggu saja kabar selanjutnya dari pihak WhatsApp.

Published in Artikel

Whatsapp telah menjadi Aplikasi perpesanan yang paling banyak digunakan di dunia akhir-akhir ini. Aplikasi obrolan populer ini terus memperbarui fitur-fitur dari waktu ke waktu agar lebih bermanfaat bagi para pengguna.

Berikut ini lima fitur terbaru yang ditambahkan oleh Whatsapp baru-baru ini :

1. Pinned chats
2
WhatsApp telah menambahkan fitur yang sangat menarik yang disebut Pinned Chat. Seperti namanya, yaitu memungkinkan pengguna untuk menancapkan obrolan favorit mereka di bagian atas daftar percakapan. Jumlah obrolan yang bisa ditempelkan di bagian atas dibatasi hingga maksimal 3 obrolan. Chat atau percakapan terbaru akan muncul di bawah obrolan yang disematkan.

Untuk menyematkan chat, Anda harus lama menekan obrolan dan akan muncul ikon “pin” di bagian atas. Fitur ini dasarnya untuk memecahkan masalah pengguna yang jengkel ketika menelusuri banyak percakapan yang tidak diinginkan untuk mendapatkan obrolan yang diinginkan. Pada saat ini, fitur Pinned Chat hanya tersedia di ponsel Android.

2. Fitur Two-step Authentication
vcvcvc
Fitur ini menambahkan lapisan perlindungan tambahan yaitu dengan mewajibkan kode saat mengatur ulang dan memverifikasi akun Anda. Fitur ini bertujuan untuk mencegah orang lain menggunakan nomor telpon Anda tanpa kode akses enam digit (yang ditentukan oleh Anda).

Misalnya : Jika nomor telpon Anda dibajak entah bagaimana, akun Whatsapp Anda akan tersedia, berarti penjahat dapat dengan leluasa membaca pesan pribadi dan percakapan Anda. Two Step Verification mengharuskan Anda menyiapkan kode sandi enam digit dan alamat email cadangan.

3. Siri dapat Membaca Pesan whatsApp Anda dengan Suara Keras
sdfsdfds
Ya, Siri asisten suara Apple sekarang dapat membaca pesan WhatsApp untuk Anda. Fitur ini hadir dalam versi 2.17.20 dan memerlukan iO 10.3 atau yang lebih terbaru.

4. Status Teks WhatsApp Sudah Kembali
gdfdv
Awal tahun ini, WhatsApp telah mengganti fitur status WhatsApp dengan yang serupa yang disebut “status” yang memungkinkan pengguna menambahkan gambar, video dan GIF sebagai status mereka. Namun, karena permintaan dari banyaknya pengguna WhatsApp telah membawa kembali fitur status teksnya.

Fitur ini sekarang disebut “About and phone number” dan pengguna dapat mengaksesnya dengan membuka tab profil lalu ke dalam setting. Untuk saat ini, fitur ini hanya untuk pengguna Android. Tapi dalam beberapa minggu ke depan fitur itu juga akan diluncurkan ke pengguna iOS.

5. Tombol Baru Video Call
dfSF
Aplikasi obrolan ini memperkenalkan fitur panggilan video di ponsel Android. Perubahan terpenting yang terlihat adalah terpisahnya tombol untuk panggilan suara dan video. Pembaruan ini membuat cepat dan mudah untuk melakukan panggilan. Tombol panggilan video menggantikan tombol lampiran yang telah direlokasikan ke bagian bawah bilah teks.

Published in Artikel

Google dikabarkan akan membuat Project Unision dimana akan menyematkan bahasa Jawa pada produk Google. Project ini didukung juga oleh Fakultas Ilmu Budaya UGM, dimana menurut rencana selama beberapa minggu ke depan rekaman audio penutur Bahasa Jawa di Yogyakarta akan digunakan untuk membuat suara dengan bahasa Jawa pada ponsel Android.

Sebanyak 80 juta penutur Bahasa Jawa di Indonesia nantinya akan dapat berinteraksi dengan ponselnya secara lebih alami. Hal ini bisa juga digunakan untuk mendorong perkembangan budaya Jawa di Internet agar lebih maju.

Sebagai informasi, Project Unison merupakan proyek penelitian Google untuk membuat suara text-to-speech dengan lebih cepat, murah dan efisien untuk bahasa dengan sumber daya terbatas. Dulu, jika ingin membuat suara text-to-speech (TTS) yang cukup layak untuk bahasa dengan sumber daya terbatas sangat sulit dilakukan, karena biaya yang tinggi dan besarnya data audio yang dibutuhkan.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi akhirnya Google bisa membuat model suara dengan data yang terbatas. Kini Google bisa mengumpulkan sampel suara hanya dengan perangkat seharga 2,000 dolar AS yang terdiri dari komputer, mikrofon, USB converter, dan preamplifier. Salah satu contohnya, tim di Google telah menyelesaikan proyek serupa dalam Bahasa Bengali (dengan 210 juta penutur) dan menambahkan opsi text-to-speech dalam Bahasa Bengali di ponsel Android.

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM akan menyediakan ruangan dan peserta pengumpulan data suara. Google juga akan bekerja sama dengan Universitas Reykjavik untuk Bahasa dengan Sumber Daya Terbatas dalam usaha untuk memasukkan lebih banyak bahasa ke online dan membuat alat yang tersedia melalui sumber terbuka (open source) untuk mendukung penelitian dan pengembangan.

Selama berada di UGM, peneliti Google juga akan mengajarkan pengembang lokal dan mahasiswanya mengenai cara menggunakan teknologi dan data Google yang dapat diakses secara terbuka dan mengajak banyak orang dari berbagai penjuru Indonesia untuk mengikuti lokakarya teknik.

Published in Artikel

Belakangan ini beredar kabar tentang banyaknya Aplikasi di Google Play yang terinfeksi malware dan membahayakan Sistem Android. Sebagian serangan berbahaya ini bisa dihindari dengan memeriksa perizinan Aplikasi atau menghindari pemasangan Aplikasi yang tak jelas keamanannya.

Google pun turut bertanggung jawab mengamankan setiap smartphone Android.Untuk itu, diam-diam perusahaan raksasa bermarkas di Silicon Valley itu memperkenalkan sebuah fitur keamanan baru di Android Nougat 7.1 yang disebut panic detection mode alias panic button.

Fitur ini memiliki kegunaan untuk mendeteksi aplikasi-aplikasi bersifat jahat. Fitur ini melacak berapa kali pengguna menekan tombol back selama periode waktu tertentu. Saat tombol ditekan sekitar 0,3 detik atau lebih cepat, fitur ini akan menonaktifkan dan membatalkan perintah kerja aplikasi, serta mengirim kembali kamu ke homescreen smartphone.

Fitur ini berguna untuk mencegah Aplikasi jahat masuk ke smartphone. Deteksi dari panic button berupaya untuk memudahkan pengguna ke luar dari aplikasi-aplikasi jahat. Nah, ketika fitur tersebut aktif dan pengguna sudah ada di Home, pengguna bisa menghapus Aplikasi jahat yang dimaksud.

Hadirnya fitur ini akan sangat memudahkan pengguna, apalagi saat sebuah Aplikasi jahat berulang kali menolak dinonaktifkan. Modus panic button ini mendeteksi pengguna yang berusaha ke luar dari sebuah Aplikasi.

Sayangnya, saat ini jumlah pengguna Android yang menjalankan Android Nougat baru 0,9 persen dari total pengguna Android.

Published in Artikel

Untuk membantu berbagi foto dalam jumlah banyak, Google kini menghadirkan fitur Suggested Sharing dan Shared Libraries, yang baru-baru ini diumumkan dalam gelaran Google I/O, di Indonesia. "Suggested Sharing dan Shared Libraries ruang baru untuk berbagi foto dengan orang-orang yang Anda sayangi secara cepat dan mudah, sehingga Anda dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menikmatinya," kata Google

Suggested Sharing menggunakan pembelajaran mesin (machine learning) yang secara otomatis dapat mengidentifikasi foto dan menyarankan penerima yang dituju. Pengguna juga dapat semakin mudah untuk mengirim dan menerima foto satu sama lain dengan Shared Libraries, yang dapat mengatur dan berbagi foto mana yang ingin dibagikan secara otomatis.

Untuk menggunakan fitur Suggested Sharing, di bagian atas Sharing Tab Google Photos terlihat saran berbagi yang dibuat berdasarkan kebiasaan berbagi foto Anda. Google Photos dapat mengenali momen penting seperti liburan sekolah atau acara pernikahan, Google Photos juga dapat memilih foto yang tepat, dan menyarankan siapa yang mungkin ingin melihat foto Anda.

Sebelum mengirimkannya Anda pun dapat mengubah penerima yang telah disarankan. Dengan Google Photos, Anda tidak perlu khawatir untuk berbagi dengan siapa saja sekalipun mereka tidak menggunakan Google Photos, karena Anda dapat menggunakan alamat email atau nomor telepon mereka.

Jika Anda sedang bersama teman dan keluarga Anda yang menggunakan Google Photos, mereka akan mendapat pengingat untuk menambahkan foto mereka ke dalam album yang terkait. Lalu Anda akan diperingatkan ketika ada foto baru yang ditambahkan dan dapat melihat semua foto di satu tempat.

Sementara itu, untuk menggunakan fitur Shared Libraries dapat dimulai dengan menu di kiri atas, memilih "Share your library" dan memasukkan alamat email teman Anda. Setelah teman Anda menerima undangan tersebut, dia dapat melihat foto yang telah Anda bagian. Saat Anda mengambil lebih banyak foto bersama teman Anda, Google Photos akan memberi tahu teman Anda saat ada foto baru dan membagikannya secara otomatis.

Teman Anda dapat memilih untuk menyimpan semua foto atau hanya foto tertentu secara otomatis. Foto ini akan tersimpan dan muncul di film, kolase, dan kreasi lainnya yang dibuat oleh Google Photos milik teman Anda. Suggested Sharing dan Shared Libraries dapat dinikmati di Android, iOS dan web.

Published in Artikel
Halaman 1 dari 7