Baru-baru ini Telkomsigma telah meluncurkan sebuah aplikasi yang mampu mengkolaborasikan berbagai macam ke dalam suatu ruang. Aplikasi tersebut bernama Mobile CloudMobile Cloud merupakan kumpulan aplikasi kolaborasi yang terintegrasi dalam satu aplikasi. Dengan begitu pengguna hanya perlu satu akun untuk mengakses seluruh fitur kolaborasi seperti email, chat, dan online storage. Berbasis teknologi SaaS Cloud, aplikasi Mobile Cloud dapat diakses kapanpun, di manapun, dari perangkat apapun. Aplikasi ini khusus didesain menunjang dinamika aktivitas digital dalam berkolaborasi.

Mobile Cloud memiliki berbagai keunggulan yang dapat digunakan oleh seluruh pengguna di Indonesia, baik pada penggunaan secara personal, pebisnis, maupun business-to-business-customer dengan white label"Sebagai perusahaan penyedia ICT terbesar di Indonesia, Telkomsigma tidak pernah berhenti melakukan inovasi. Hadirnya Mobile Cloud tidak hanya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di seluruh Indonesia, namun juga telah melalui perbandingan menyeluruh terhadap seluruh pemain aplikasi kolaborasi," kata Direktur Solution Operation Telkomsigma, Achmad Soegiarto.

Selain sumber daya manusia, Mobile Cloud juga didukung oleh infrastruktur Data Center Telkomsigma yang tersertifikasi sebagai Data Center Tier III Facility dari Lembaga Internasional, Uptime Institute. Disisi lain Mobile Cloud juga mendapat dukungan dari Telkom dengan infrastruktur jaringan terdepan dan terluas, yang mana dikatakan mampu menjamin keberlangsungan dan pengalaman dalam memakai aplikasi Mobile Cloud.

Aplikasi Mobile Cloud kini dapat diunduh secara gratis di Play Store. "Kami ingin memberikan kesempatan pada pengguna untuk mendapatkan pengalaman digital terbaik dalam berkolaborasi," ujar Achmad Soegiarto. Pengguna yang menginginkan kapasitas tambahan, bisa memilih Mobile Cloud yang versi berbayar, yang mana akan tersedia dengan paket-paket yang disesuaikan untuk pasar Indonesia. Bagi pengguna UKM maupun koorporat, Mobile Cloud juga akan berperan sebagai platform yang dapat di kustomisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis, baik itu melalui skema lisensi maupun white label.

Dengan adanya aplikasi Mobile Cloud ini, diharapkan dapat membawa masyarakat Indonesia yang terbiasa menggunakan layanan public cloud asing, untuk dapat berpindah memanfaatkan produk karya anak bangsa. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Mesin pencarian atau search engine digunakan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia untuk berselancar di intenet. Diantaranya untuk mengakses informasi pada suatu website hingga bersosial media. Adapun mesin pencarian yang banyak dikenal oleh masyarakat dengan pangsa besar di dunia, yakni Google. Selain mesin pencari google, ada pula bing search. Bing Search merupakan mesin pencari hingga saat ini masih banyak digunakan oleh penggemar Microsoft di Amerika Serikat.

Baru-baru ini, Microsoft melakukan update untuk peramban karyanya, Bing Search pada versi Androidnya. Update tersebut berbekal peningkatan pengalaman browser di Android, terutama di video, tab gambar dan kemampuan menemukan teks di halaman. Selain itu, update ini juga menambahkan tampilan peta dan jawaban lokal lebih baik, serta sejumlah perbaikan bug, perbaikan kecepatan, tampilan lebih rapi dan sebagainya. Sayangnya, sejumlah fitur ini tidak tersedia di wilayah lain di luar Amerika Serikat.

Saat ini, Microsoft juga dilaporkan tengah menjalankan program beta Bing, yang dapat dicoba pengguna peramban tersebut dengan bergabung ke komunitas beta, sebelum versi stabil dari Bing tersebut dirilis di Google Play StoreSebelumnya, Microsoft meluncurkan Edge versi beta pada tahun lalu, dan kemudian tersedia untuk pengguna di negara terpilih. Selain Amerika Serikat, Microsoft Edge versi Android dan iOS belum diluncurkan secara di global.

Pada awal minggu lalu, Product Manager Microsoft Edge Sean Lyndersay  mengumumkan bahwa Edge versi Android dan iOS telah diluncurkan di lebih banyak negara. Menurut Lyndersay, browser ini kini digulirkan di hampir seluruh pasar berbahasa Inggris dan Perancis. Sementara itu, fitur terbaru Microsoft OneDrive for Business memungkinkan pengguna untuk mengembalikan file dari berbagai titik dalam kurun waktu 30 hari terakhir. Fitur ini Microsoft sebut sebagai Files Restore. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Fitur video call saat ini banyak diminati dan digunakan oleh pengguna dalam maupun luar negeri. Orang-orang dalam melakukan video call dengan lawan bicaranya, biasanya melalui social media seperti halnya WhatsApp dan LINE. Pada umumnya, untuk melakukan panggilan video kedua belah pihak, baik penelepon maupun penerima harus mendownload dulu aplikasinya. Namun, berbeda dengan Google Duo, bahwasanya penelepon bisa melakukan video call terhadap siapapun, meskipun lawan bicaranya ini belum menginstall dan mendaftarkan ke Google Duo. Dengan catatan, di akhir panggilan telepon penerima akan didorong untuk menginstall aplikasi tersebut.

Guna menjaga privasi, Google Duo memiliki sebuah opsi, yakni calon penerima berhak untuk menolak panggilan Duo dari orang atau nomor yang menghubunginya tersebut. Cara ini merupakan langkah yang bagus untuk memperluas aksesibilitas Duo, serta mempromosikan Duo kepada mereka yang belum menggunakannya. Google Duo pertama kali dirilis pada Agustus 2016 lalu. Dimana aplikasi ini menawarkan kualitas video call yang diklaim lebih stabil dibandingkan dengan aplikasi video call yang sudah ada.

Selain itu, Duo juga menawarkan pengalaman simpel yang didesain untuk memberikan kemudahan saat sedang digunakan. Yakni hanya dengan menggunakan nomor telepon, pengguna bisa langsung menghubungi orang-orang di daftar kontak. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi membuat akun terpisah, karena dapat secara langsung melakukan sign up dan mulai menelepon. Aplikasi yang bisa dipakai antar platform Android maupun iOS ini juga dibuat untuk memberikan pengalaman berkomunikasi yang cepat dan tetap bekerja meski koneksi sedang lambat.

Meskipun demikian, kualitas panggilan akan tetap menyesuaikan dengan perubahan jaringan. Dengan kata lain, saat bandwidth terbatas, Duo akan secara otomatis mengurangi resolusi gambar, dengan tujuan supaya panggilan tetap mulus. Kelebihan lain yang dimiliki Duo yaitu terdapat pada kemampuannya dalam beralih dari WiFi ke jaringan ponsel atau sebaliknya, secara otomatis tanpa memutuskan panggilan yang sedang berlangsung. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Untuk membantu berbagi foto dalam jumlah banyak, Google kini menghadirkan fitur Suggested Sharing dan Shared Libraries, yang baru-baru ini diumumkan dalam gelaran Google I/O, di Indonesia. "Suggested Sharing dan Shared Libraries ruang baru untuk berbagi foto dengan orang-orang yang Anda sayangi secara cepat dan mudah, sehingga Anda dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menikmatinya," kata Google

Suggested Sharing menggunakan pembelajaran mesin (machine learning) yang secara otomatis dapat mengidentifikasi foto dan menyarankan penerima yang dituju. Pengguna juga dapat semakin mudah untuk mengirim dan menerima foto satu sama lain dengan Shared Libraries, yang dapat mengatur dan berbagi foto mana yang ingin dibagikan secara otomatis.

Untuk menggunakan fitur Suggested Sharing, di bagian atas Sharing Tab Google Photos terlihat saran berbagi yang dibuat berdasarkan kebiasaan berbagi foto Anda. Google Photos dapat mengenali momen penting seperti liburan sekolah atau acara pernikahan, Google Photos juga dapat memilih foto yang tepat, dan menyarankan siapa yang mungkin ingin melihat foto Anda.

Sebelum mengirimkannya Anda pun dapat mengubah penerima yang telah disarankan. Dengan Google Photos, Anda tidak perlu khawatir untuk berbagi dengan siapa saja sekalipun mereka tidak menggunakan Google Photos, karena Anda dapat menggunakan alamat email atau nomor telepon mereka.

Jika Anda sedang bersama teman dan keluarga Anda yang menggunakan Google Photos, mereka akan mendapat pengingat untuk menambahkan foto mereka ke dalam album yang terkait. Lalu Anda akan diperingatkan ketika ada foto baru yang ditambahkan dan dapat melihat semua foto di satu tempat.

Sementara itu, untuk menggunakan fitur Shared Libraries dapat dimulai dengan menu di kiri atas, memilih "Share your library" dan memasukkan alamat email teman Anda. Setelah teman Anda menerima undangan tersebut, dia dapat melihat foto yang telah Anda bagian. Saat Anda mengambil lebih banyak foto bersama teman Anda, Google Photos akan memberi tahu teman Anda saat ada foto baru dan membagikannya secara otomatis.

Teman Anda dapat memilih untuk menyimpan semua foto atau hanya foto tertentu secara otomatis. Foto ini akan tersimpan dan muncul di film, kolase, dan kreasi lainnya yang dibuat oleh Google Photos milik teman Anda. Suggested Sharing dan Shared Libraries dapat dinikmati di Android, iOS dan web.

Published in Artikel

Buat teman-teman yang masih bingung dan bertanya-tanya tentang manakah yang lebih baik jadi programmer ANDROID atau programmer IOS ya ??? Cekidot … saya akan bahas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing system operasi mobile yang banyak diminati dijaman sekarang ini.

IOS adalah Sistem Operasi berbasis Mobile yang dikembangkan oleh Perusahan Apple. OS yang dikembangkan ini hanya terdapat pada Handphone iPhone yang diproduksi oleh Perusahaan Apple. OS ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2007 pada perangkat iPhone dan iPod Touch. OS ini bersifat non-komersial yang berarti, OS tersebut tidak dapat di-install pada perangkat keras non-Apple.


Android adalah Sistem Operasi berbasis Mobile seperti IOS, OS ini berbasis Linux yang dirancang untuk Handphone layar sentuh seperti smartphone dan tablet. Android ini awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan keuangan dari Google dan kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2005. OS ini dirilis secara resmi pada tahun 2007 dan perangkat kerasnya dijual pertama kali pada Oktober 2008.

Bermacam gadget
Konsumen tidak ingin dibatasi dengan hanya satu atau dua pilihan saja. Oleh karena itulah, Android masih menjadi platform terfavorit di pasar gadget dunia. Hal ini dikarenakan Android tidak terpaku pada satu merk ponsel saja. Ada banyak pilihan gadget dengan berbagai desain yang dapat menarik minat kalangan lebih luas dibandingkan dengan produk Apple yang terbatas. Selain itu, handphone besutan Apple memang kurang kompatibel dengan sistem di luar IOS.
Kualitas aplikasi
Karena Android lebih memiliki development yang bebas, maka kualitas aplikasinya cenderung tidak terkontrol. Aplikasi yang jelek sekalipun dapat terdaftar di Play Store dan bila Anda kurang beruntung, Anda bisa merasa jengkel saat mengunduh sesuatu yang tidak sesuai harapan. Berbeda dengan IOS karena terbatasnya ruang gerak developer, maka hanya kualitas yang terbaik yang ada pada App Store.
Kemudahan berbagi data
Pada IOS iPhone, masalah berbagi data jika berbeda OS ini cukup sulit. Bagi para pengguna IOS, tampaknya Apple tidak mengijinkan Anda mentransfer foto lewat Bluetooth ke ponsel platform Android. Inilah yang membuat iPhone terasa ekslusif. Lain halnya dengan Android. Banyaknya gadget yang ber-platform Android mempermudah pengiriman gambar, music, serta file-file lain via Bluetooth. Bahkan ada banyak file sharing apps yang bisa didownload lewat Play Store. Untuk kemudahan dalam berbagi data, Android merupakan OS yang sesuai.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada pada ANDROID dan IOS. Menurut Anda lebih baik yang mana?? Semua tergantung pada passion Anda masing - masing. Semoga bermanfaat :-)

Published in Artikel
Senin, 23 Januari 2017 09:45

Mobile Application Developer Android iOS

Mobile Apps atau di Indonesia biasa disebut dengan Aplikasi Mobile merupakan istilah yang dipakai dan diterima oleh masyarakat luas, terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga ke pelosok daerah, untuk menggambarkan aplikasi internet yang berjalan pada suatu smartphone atau perangkat mobile lainnya, baik itu gadget dengan teknologi Android OS, Apple iOS, Windows Mobile, dan sebagainya.

Aplikasi mobile biasanya membantu para pengguna dengan menghubungkan mereka untuk layanan internet yang sering diakses pada desktop atau notebook komputer, lebih dari itu akan membantu mereka dengan personalization dari penggunaan internet pada perangkat ataupun gadget portable mereka, di mana hal ini adalah suatu kelebihan dari aplikasi mobile yang tidak terdapat pada desktop PC ataupun laptop. Contoh dari personalisasi adalah seperti aplikasi berita di mana pengguna akan mendapatkan berita yang personal sesuai keinginannya atau diperuntukkan khusus baginya sesuai pesanannya, dan lantas ditampilkan di waktu yang diinginkannya secara personal, ataupun ditampilkan di lokasi tertentu sesuai individu masing-masing.

Teknologi mobile telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Ini dikarenakan bentuk fisik yang mudah untuk dibawa kemanapun pengguna berada, mampu mengakses berbagai macam informasi, juga kemampuannya untuk mendukung personalisasi. Persyaratan untuk mengakses informasi kapan saja dan di mana saja telah mempercepat pertumbuhan perangkat mobile danpeningkatan lalu lintas data (bandwidth), sehingga muncullah permintaan tinggi untuk pembuatan aplikasi mobile yang mendukung bidang kerja seperti perusahaan, bisnis, restoran, delivery company, payment, sport club, hingga aplikasi khusus untuk berbagai komunitas, baik itu komunitas hiburan ataupun profesional.

Published in Artikel
Selasa, 10 Januari 2017 02:55

iOS Vs Android

Android dan iOS adalah dua sistem operasi mobile yang berbeda yang diperlukan untuk menjalankan smartphone. Tujuan utama dari keduanya adalah sama, untuk bekerja sebagai sistem operasi untuk smartphone, namun, keduanya bekerja dengan gaya yang berbeda. Perbedaan utama antara Android dan iOS adalah bahwa Android dikembangkan oleh Google dan merupakan sistem operasi open source sementara iOS dikembangkan oleh Apple Inc dan merupakan sistem operasi tertutup dengan beberapa komponen open source

Android adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Google dan didasarkan pada kernel Linux. Ini ditulis dalam C (inti), C ++ dan java dan awalnya dirilis pada 23 September 2008. Hal ini dirancang untuk perangkat mobile touchscreen seperti smartphone, komputer tablet, TV, mobil dan perangkat dpt dipakai.

Android menggunakan sentuhan yang berhubungan dengan tindakan yata seperti menggesekkan dunia, menekan, mencubit, dan reverse mencubit untuk memanipulasi objek di layar, dan keyboard virtual. Meskipun itu terutama dirancang untuk input touchscreen tapi sekarang sedang digunakan dalam game konsol, kamera digital, PC biasa, dan banyak perangkat elektronik lainnya.

Sekarang, ia memiliki dasar terinstal terbesar dari semua sistem operasi. Sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa 71% dari aplikasi pengembang mobile membuat aplikasi untuk Android sementara survei terbaru yang dilakukan pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa 40% dari full-time pengembang profesional melihat Android sebagai ‘prioritas’ platform target.

iOS atau iPhone OS adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Apple hanya untuk hardware Apple. Ini adalah sistem operasi utama yang digunakan di perangkat Apple termasuk iPhone, iPad, dan iPod Touch. Hal ini dirilis pada 29 Juni 2007 untuk iPhone saja dan kemudian telah diperpanjang untuk iPod Touch, iPad, iPad Mini, Apple TV, dll Saat ini ada lebih dari 1,4 juta aplikasi iOS di Apple App Store setengah dari yang untuk iPad .

Kontribusi iOS di unit sistem operasi mobile smartphone di 21%. Antarmuka pengguna iOS didasarkan pada konsep manipulasi langsung, menggunakan multi-touch gestures.Elemen kontrol antarmuka iOS mengandung slider, switch, dan tombol. Interaksi termasuk gerakan seperti menggesek, tekan, mencubit, dan mencubit balik, semuanya memiliki definisi khusus dalam konteks iOS dan antarmuka multi-sentuh.

Sistem operasi Android yang dikembangkan oleh Google sedangkan sistem operasi iOS dikembangkan oleh Apple. Android merupakan sistem operasi open source sementara iOS adalah sistem operasi tertutup dengan beberapa komponen open source.Sistem operasi Android dapat dinyatakan sebagai sistem operasi yang universal seperti itu untuk sebagian besar semua jenis smartphone kecuali hardware Apple. Sementara iOS dibatasi untuk perangkat Apple saja. Android lebih disesuaikan dan dapat mengubah hampir semua hal, sementara iOS terbatas kecuali Jailbroken.Android ditulis dalam C (inti), C ++ dan java (UI). iOS ditulis dalam C, C ++, Objective-C, dan Swift.Keluarga OS Android adalah Unix-seperti sementara keluarga iOS OS Unix-seperti, berdasarkan Darwin (BSD) dan OS X.Pangsa pasar smartphone Android adalah 82% sedangkan iOS itu adalah 15%.

Pendaftaran mahasiswa baru STT NF klik pmb.nurulfikri.ac.id

Published in Artikel

Bagi anak-anak yang lahir di era 1980-an dan 1990-an tentu tak asing dengan serial anime asal Jepang, Pocket Monster atau yang biasa dikenal dengan Pockemon. Serial itu menceritakan tentang perjalanan seorang pemuda bernama Ash Ketchum yang bercita-cita ingin menjadi Pockemon Master (Trainer Pockemon) terhebat di dunia dengan ditemani Pockemon kesayangannya yang menjadi Icon anime, yaitu Pikachu. Ash tidak sendiri, ia bersama teman-teman lain juga berburu Pockemon ke penjuru dunia. Anime ini punya banyak penggemar khususnya di Indonesia, sejak kemunculannya banyak bertebaran pernak-pernik berbau pockemon.

Setelah sekian lama nama Pockemon di Indonesia tenggelam, kini ia kembali muncul dan menggebrak dunia lewat game yang sangat hot akhir-akhir ini: “Pockemon Go”.

Apa itu Pockemon Go? Game hasil kerjasama Nintendo dan Niantic Lab dan perusahaan pockemon merupakan game berbasis mobile yang dimainkan lewat smartphone Android dan iOS. Game ini mendukung konsep augmented reality dengan memanfaatkan kamera dan GPS di smartphone pemainnya. Dalam game ini pemain diajak menjadi Trainer Monster layaknya karakter Ash Ketchum dan kawan-kawan dalam serial anime Pockemon. Pemain bisa berburu menangkap pockemon, melatih, mempertandingkan pockemon peliharaan, dan bahkan saling menukar koleksi pockemon.

Para gamers sebenarnya sudah menunggu kehadiran game ini sejak tahun lalu, namun rilis resmi Game populer ini baru tersedia di Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Dalam keterangan resmi perilisan game tersebut, Pokemon Company dan pengembang game Niantic Labs baru menyebutkan rencana perilisan berikutnya di Kanada, Eropa, dan Amerika Selatan. Bagaimana dengan kehadiran Pockemon Go di Indonesia? Belum ada kabar resmi kapan Pockemon Go akan rilis secara resmi di Indonesia, namun sudah banyak bermunculan Pockemon Go 0.29.2 untuk diunduh melaui link penyedia APK.

Setelah mengunduh dan menginstall Apk, lalu bagaimana cara main pockemon go? Pemain akan diberitahukan posisi keberadaan pockemon di layar ponsel, dengan mengklik lokasi terdekat, maka akan muncul gambar lokasi serta nama tempat dimana pockemon berada. Kesulitannya adalah ketika berada di lokasi yang sudah dituju keberadaan pockemon tidak bisa terdeteksi secara langsung, oleh karena itu dibutuhkan kesiagaan untuk melihat lokasi sekitar dengan kamera smartphone. Ketika kamera menangkap gambar pockemon maka pemain hanya tinggal melempar Pockeball ke arah pockemon dengan cara menggeser bola yang ada di layar bagian bawah ke arah atas.

Tanggapan dari netizen tentang kemunculan game Pockemon Go beragam, ada yang menyambut positif dan ada juga memandangnya membawa hal-hal negatif. Sisi positif dari game ini adalah Pockemon GO mengajak para pemainnya bergerak ke suatu tempat sambil berjalan kaki guna mencari pockemon, berbeda dengan game-game lain yang hanya membuat pemainnya terkesan malas berada di depan gadget. Selain itu menurut pengakuan seorang netizen asal Amerika mengatakan bahwa game ini bisa menjadi solusi bagi masalah obesitas karena dengan berjalan akan membakar kalori pemainnya.

Dampak negatif yang ditimbulkan oleh game ini adalah dapat menimbulkan candu atau adiktif, seperti diketahui game ini memang sedang menjadi fenomena di dunia bahkan ada seorang pemuda di turki yang berpakaian layaknya Ash Ketchum sambil berjalan-jalan mencari pockemon dengan smartphone di tangan. Bagi anak-anak yang memainkan game ini hendaknya di dampingi orangtua karena game ini akan membawa ke lokasi yang bisa jadi berada jauh dari lingkungan rumah. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Artikel
Rabu, 13 Juli 2016 16:49

Pilih Mana, Android atau iOS?

Saat ini, ada dua sistem operasi yang cukup berpengaruh di dunia seluler, yaitu iOS dan Android. Masing-masing sistem memiliki penggemarnya tersendiri, bahkan ada banyak pengguna handphone yang fanatik untuk tidak berganti pilihan ke sistem operasi lain.

Predikat OS terbaik memang sulit untuk diberikan ke salah satunya. Apalagi masing-masing OS ini memiliki keunggulan dan kualitas tersendiri. iOS adalah sistem operasi besutan Apple yang disematkan dalam berbagai gadget produksi vendor raksasa itu, mulai dari iPhone, iPad, serta iMac. Semuanya disemati dengan iOS yang dapat di-update setiap ada pembaruan sistem perangkt lunaknya.

Android adalah sistem operasi ciptaan pabrik raksasa, Google. OS Android tergolong pemain baru dibandingkan dengan iO, namun dengan perkembangan yang begitu pesat, saat ini Android mampu bersaing sejajar dengan gadget milik Apple. Apalagi OS ini sifatnya open source, jadi memungkinkan developer-developer aplikasi untuk mengembangkan software ciptaan mereka.

Saat awal kemunculan Android, banyak pengguna smartphone yang masih mengunggulkan iOS. Namun lambat laun, platform Android yang senantiasa diperbarui dapat mengalahkan penjualan Apple berkat banyaknya aplikasi yang dapat diunduh. Ditambah lagi banyak vendor smartphone yang merangkul Android sebagai sistem operasinya. Sebut saja Oppo, Samsung, Sony bahkan Nokia dikabarkan siap membalut ponselnya dengan sistem operasi “Robot Hijau” ini. Sedangkan iOS cukup bertahan dengan ekslusifitasnya yang hanya dikhususkan bagi gadget Apple.

Apabila kamu masih belum menentukan kubu mana, mungkin beberapa poin tentang kedua OS berikut dapat meyakinkan pilihan kamu!

1. Untuk para gamer sejati

Tak dapat dipungkiri, ada banyak dari kita yang hobi sekali bermain game. Entah itu game mudah seperti Angry Birds atau yang membutuhkan perangkat berat seperti game RPG animasi. Bila Anda membeli smartphone untuk bermain game, kita perlu mempertimbangkan daya tahan dari kedua platform tersebut. Dari segi ketersediaan game, App Store milik iOS masih mengungguli Play Store milik Android.

Ada banyak game papan atas seperti Walking Dead dan Infinity Blade yang awalnya hanya tersedia bagi pengguna iOs. Selain itu, App Store memiliki banyak game berkualitas yang tidak dipunyai oleh Android. Tentu saja, bila anda adalah seorang fanatik game, kemampuan untuk menjadi yang pertama mengunduh, adalah sebuah kepuasan tersendiri.

Memang pada akhirnya, game-game tersebut akan tersedia di Android namun para pengguna platform ini harus bersabar sambil gigit jari, sementara pengguna iPhone dan iPad sudah bermain dengan seru.

2. Kemudahan berbagi data

Tak jarang kita mendengar para pengguna Android mengatakan bahwa iPhone adalah gadget yang sombong. Hal ini dikarenakan sulitnya berbagai file cross platform antara iOs ke Android. Bagi para pengguna iOs, tampaknya Apple tidak mengijinkan Anda mentransfer foto lewat Bluetooth ke ponsel platform Android. Inilah yang membuat iPhone terasa ekslusif. Lain halnya dengan Android. Banyaknya gadget yang ber-platform Android mempermudah pengiriman gambar, music, serta file-file lain via Bluetooth. Bahkan, ada banyak file sharing apps yang bisa diunduh lewat Play Store.

3. Memori eksternal

Bila kita menggunakan iPhone, jangan harap untuk mengekspansi kapasitas memorinya. Anda diwajibkan memilih kapasitas memori saat Anda membelinya. Entah itu 8 GB, 16 GB atau 32 GB. Tentu saja, Anda harus benar-benar berpikir secara matang sebelum melakukan pembelian. Bisa jadi smartphone tersebut tidak mampu memuat aplikasi-aplikasi hasil unduhan kita!

Lain halnya dengan Android, ada banyak pilihan kapasitas memori yang dapat dipilih dan diekspansi hingga 32 GB. Hal ini akan mempermudah para penggunanya dalam mengatur file-file yang ada.

4. Kamera

Bila kita hobi fotografi atau hobi difoto, kamera menjadi fitur penting yang menjadi pertimbangan saat membeli handphone. Pernahkah Anda membandingkan hasil jepretan kamera iPhone dan kamera Android dengan kekuatan lensa yang sama? Hasilnya pasti jepretan iPhone terlihat lebih tajam dan bagus. Apple tidak pernah main-main dalam membenamkan fitur kameranya. Setiap ponsel iPhone hadir dengan kamera beresolusi tinggi serta ukuran sensor yang besar pula. Sensor ini bertugas untuk menangkap cahaya yang nantinya berpengaruh pada kualitas gambar yang dihasilkan.

Pada kamera iPhone 5S contohnya, besaran aperture diperlebar menjadi f2.2 sehingga sensitivitas cahaya pun semakin meningkat. Selain itu, Apple juga membekali ponsel ini dengan Digital Signal Processor yang dapat mengatur koreksi warna, white balance serta tone mapping agar gambar dapat fokus dan cahayanya bagus. Bahkan teknologi ini umum ditemukan di kamera DSLR.

5. Fitur widget

Widget merupakan andalan dari platform Android. Para pengguna smartphone dapat menikmati kebebasan melakukan personalisasi pada menu home mereka. Anda dapat menaruh apps apa saja pada layar misalnya, music player, email, BBM atau kamera. Jadi, smartphone Android memiliki tampilan yang berbeda dan tiada duanya. Para pengguna iOs tidak dapat mengubah tampilan home atau mengubah font-font apabila tidak dilakukan Jail Break.

6. Harga

Harga menjadi sebuah pertimbangan penting saat membeli handphone. Saat ini, menjamurnya gadget berbasis Android dapat mencakup semua kalangan. Mencari smartphone Android kisaran harga Rp 1.000.000-an sama mudahnya dengan mencari smartphone yang berkisar Rp 6.000.000-an. Lain halnya dengan platform iOs, Harganya sudah ditentukan oleh Apple dan tidak banyak pilihan gadget yang tersedia karena iPhone maupun iPad memiliki seri yang urut dan setiap tahunnya hanya merilis satu hingga dua model anyar saja. Harga dari iPhone terbaru pun cukup fantastis sehingga menambah ekslusifitas dari gadget buatan Apple. Anda pun harus menunggu hingga seri terbarunya dirilis, maka Anda dapat memperoleh seri lama dengan harga murah. Itupun bila gadget masih belum ditarik dari pasaran!

7. Kualitas aplikasi

Karena Android lebih memiliki development yang bebas, maka kualitas aplikasinya cenderung tidak terkontrol. Aplikasi yang jelek sekalipun dapat terdaftar di Play Store dan bila Anda kurang beruntung, Anda bisa merasa jengkel saat mengunduh sesuatu yang tidak sesuai harapan. Lain halnya dengan iOs – karena terbatasnya ruang gerak developer, maka hanya kualitas yang terbaik yang ada pada App store.

8. Ragam gadget

Saat ini, konsumen tidak ingin dibatasi dengan hanya satu atau dua pilihan saja. Oleh karena itulah, Android masih menjadi platform terfavorit di pasar gadget dunia. Hal ini dikarenakan lini Android tidak terpaku pada satu merk ponsel saja. Ada banyak pilihan gadget dengan berbagai desain yang dapat menarik minat kalangan lebih luas dibandingkan dengan produk Apple yang terbatas. Selain itu, handphone besutan Apple memang kurang kompatibel dengan sistem di luar iOs.

Setelah mengetahui beberapa poin di atas, maka platform iOs dan Android memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. kita cukup memilih poin yang menjadi pertimbangan dan menemukan mana yang lebih unggul. (Agung Prayoga)

Sumber: money.cnn.com/interactive/technology/iphone-android-comparison/

Published in Artikel
Jumat, 22 Januari 2016 00:00

Permainan Gratis Terbaik untuk Mac OS

game

Mac App Store dikemas dengan game gratis. Anda dapat mengunduh beberapa permainan yang dinilai keren. Mac App Store merupakan toko aplikasi permainan yang menyenangkan dalam mengunduh permainan tanpa membayar sepeser pun. Berikut ini permainan terbaik yang di ada di MAS.

1. Alpine Crawler

Simulasi kendaraan lintas negara ini amat menyenangkan. Anda dapat berkendara di sekitar Pegunungan Alpen dengan berbagai macam kendaraan. Pengaturan off-road membuat perubahan pada game, mobil biasa yang Anda mainkan akan berubah menjadi lebih tinggi (menjadi mobil off road)

2. Doodle Hangman

Versi visual terbaik dari Hangman yang pernah terlihat. Gratis untuk dimainkan dan menyenangkan jika dimainkan dengan teman-teman. Ada beberapa kategori yang dapat dipilih. Untuk memilihnya Anda dapat mengunjungi situs referensi yang akan membantu untuk mempelajari lebih lanjut.

3. Deck Solitaire

Solitaire adalah permainan kartu klasik yang bagus untuk menghabiskan waktu satu atau dua jam. Deck Solitaire Full adalah permainan kartu visual yang mudah diunduh dan dimainkan.

4. League of Legends

League of Legends adalah permainan pertempuran multiplayer dan merupakan salah satu permainan paling populer di dunia. Anda dapat menjadi juara, dan bersaing dalam pertandingan melawan pemain lain secara online. Anda akan mulai pada tingkat yang sangat rendah dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa dengan memainkan game ini. Permainan sangat mudah untuk dijalankan.

5. Lord of the Rings online

LOTRO adalah permainan strategi gratis berbasis di JRR Tolkien Middle Earth. Anda dapat membuat karakter yang dapat berkeliaran di Bumi Tengah, seperti yang ada dalam cerita. Selain itu ada sedikit pertempuran melawan monster atau pemain lain, Memiliki beberapa fitur di mana Anda dapat membangun objek, artefak, melakukan pertanian dan serta memasak makanan. Ini memberikan daya tarik untuk penggemar.

6. Starcraft 2: Starter Edition

Starcraft 2 adalah salah satu game terbaik yang dapat Anda install di Mac dan dapat Anda dapatkan. Permainan Starcraft 2 lengkap secara gratis. Game strategi ini menjadikan Anda pengendali salah satu dari tiga karakter (ras) yang berbeda: Terrans, Zerg dan Protoss. Setiap ras memiliki senjata dan kemampuan yang berbeda. Anda dapat melakukan pertempuran melawan satu atau dua dari ras lain..

7. World of Warcraft

World of Warcraft adalah game yang benar-benar mengandung adiktif. Game ini dimainkan secara online dengan dimainkan bersama-sama dan Anda dapat memilih karakter yang disukai. Ini gratis, tapi Anda dapat berlangganan untuk membuka konten tambahan. Kebanyakan orang bermain model berlangganan ketika sudah ketagihan dan ingin mendapatkan konten-konten tambahan. (Berry Susanto)

Sumber: www.macworld.co.uk/feature/mac/20-best-free-mac-os-x-games-free-apple-mac-games-you-should-play-3474175/

Published in Artikel
Halaman 1 dari 4