Minggu, 17 Desember 2017 20:00

Kecintaan Pada Dunia Open Source

Aufa Billah merupakan salah satu mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri, mahasiswa satu ini merupakan salah satu mahasiswa yang aktif dan cukup multitalent dalam kegiatan kampus. Pria berdarah Aceh kelahiran 18 Desember 1997 ini memiliki sedikit cerita menarik dalam menggapai prestasinya. Salah satu prestasinya mendapatkan beaiswa di STT Terpadu Nurul Fikri. Pria yang akrab disapa Aufa mendapatkan informasi Beasiswa melalui Gurunya di Pesantren di Aceh. Mendengar hal tersebut, Aufa tidak ingin membuang kesempatan dan langsung saja mendaftar beasiswa STT Terpadu Nurul Fikri hingga akhirnya mendapatkan beasiswa tersebut.

Aufa billah masuk di STT Terpadu Nurul Fikri pada tahun 2015 dan mengambil Jurusan Teknik Informatika. Minatnya pada dunia teknologi menjadikan dirinya berambisi untuk masuk pada jurusan Teknik Informatika. Salah satu ketertarikanya ialah mengenai Open Source dan Linux. Sejak SMA dia sudah menggeluti dunia Linux, mulai dari kecintaanya dalam bidang hacking hingga mengantarkanya berkenalan dengan Sistem Operasi GNU/Linux. Setelah cukup yakin dalam penggunaan GNU/Linux, aufa akhirnya benar-benar menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux di laptopnya dan tidak lagi menggunakan Windows. Tidak terasa sudah 3 tahun menggunakan GNU/Linux sebagai sistem operasi di Laptop sendiri.

Aufa billah sendiri menceritakan pengalaman pendidikan dan organisasi di STT Terpadu Nurul Fikri. Kampus memberikan mata kuliah yang cukup menarik dan tepat dalam dunia teknologi, selain itu di organisasi juga cukup menarik dan memiliki beragam organisasi dan IT club. Organisasi terdiri dari DPM, BEM, dan Senada, sedangkan untuk IT CLub terdiri dari aBraincode, Mudeng, Japanase Club dll. Bagi Aufa Kampus STT Terpadu Nurul Fikri sangat membantu hobinya dalam menggeluti dunia Open Source. Adanya soft skill di lingukungan kampus juga membuat dirinya memiliki banyak pengalaman.

Aufa berharap kedepannya STT Terpadu Nurul Fikri dapat menerapkan sistem teknologi di semua aspek perkuliahan, karena menurutnya penggunaan Teknologi di STT Terpadu Nurul Fikri belum maksimal dan efektif. Tak lupa pula Aufa berpesan untuk mahasiswa lainya “jangan terlalu berharap apa yang diberikan oleh kampus akan tetapi mahasiswa harus bisa bereksplorasi sendiri untuk mencari hal-hal yang baru”, kalimat tersebut merupakan motivasi untuk seluruh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri agar terus berusaha dan mengembangkan dirinya dengan ilmu-ilmu yang baru dan jangan menunggu ilmu hanya dari bangku perkuliahan saja.

Published in Kisah dan Curhat