Sabtu, 07 April 2018 03:00

Processor, si jenius mungil

Apakah anda pengguna smartphone ? atau anda seorang karyawan yang sehari – harinya sibuk bergelut dengan computer ? pastilah anda salah satu dari sekian banyak orang yang menggunakan smartphone nya sebagai kebutuhan sehari – hari. Yah, hampir semua bidang selalu menggunakan smartphone sebagai teman bekerjanya bahkan menjadikannya sebagai pekerjaan itu sendiri.

Kemajuan tekhnologi di era modern ini memaksa manusia tidak bisa lepas dari tehnologi tersebut. Bahkan untuk memesan ojek pun harus memakai smartphone. Hal ini mendorong produsen smartphone supaya lebih mengoptimalkan dan mempercepat kinerja samartphone mengingat segala sesuatu di era modern ini harus serba cepat. Peningkatan kinerja smartpone tentu saja akan sangat membantu manusia dalam berbagai hal baik itu hiburan, pekerjaan atau hal lainnya.

Lalu apa sih yang membuat smartphone anda bisa sepintar itu? ternyata smartphone memiliki satu alat yang bisa membuatnya sepintar seperti saat ini. Layaknya manusia yang memiliki otak sebagai alat untuk berpikir, begitu juga smartphone yang memilki otak. Otak smartphone ini dinamakan Processor. Processor inilah yang membuat smartphone anda menjadi pintar sehingga bisa menjadi asisten dalam pekerjaan anda.

Lalu apa itu processor? Processor adalah sebuah alat yang terdiri dari kumpulan transistor. Pada dasarnya processor merupakan sebuah IC yang mengontrol keseluruhan berjalannya system dalam smartphone. Processor ini bertindak sebagai otak dari sebuah smartphone. Layaknya otak manusia, processor ini mengontrol seluruh aktiivitas yang dijalankan perangkat smartphone anda. Processor itu sendiri merupakan sebuah chip yang sering disebut microprocessor” yang sampai sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz. Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan processor dalam mengolah data.

Secara fungsional, processor memiliki tiga bagian penting, diantaranya :

  1. Arithmatic and Logical Unit (ALU)

Yaitu bagian processor yang berfungsi untuk melakukan semua perhitungan matematika. Selain itu ketika smartphone anda memunculkan pesan error itu juga merupakan tugas dari pada bagian ini.

  1. Control Unit (CU)

Merupakan bagian yang melakukan control terhadap system pada lalu lintas data seperti input dan output.

  1. Memory unit (MU)

Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses sangat cepat. Berfungsi sebagai penyimpanan sementara data yang sedang atau telah di proses.

Prosessor inilah yang membuat smartphone anda menjadi sangat pintar. Sehingga bisa dipergunakan untuk segala jenis kebutuhan anda. Sampai saat ini kecerdasan dan kecepatan prosessor sangat diperlukan dan terus dikembangkan. Tercatat prosessor smartphone paling cepat saat ini mencapai kecepatan 4 GHz (Giga Hertz) artinya dapat membaca dan memproses 4000 miliar perintah dalam sekali pengerjaannya. Merupakan angka yang sangat fantastis jika dibayangkan, tapi hal ini masih dirasa kurang dan masih akan terus dikembangkan untuk tekhnologi masa depan yang lebih canggih

Published in Artikel

Beberapa waktu lalu, STT Terpadu Nurul Fikri baru saja mengadakan Kontes video testimoni seputar kampus STT Terpadu Nurul Fikri. Lomba tersebut diadakan selain untuk mengetahui pendapat mahasiswa mengenai kampus, juga untuk memfasilitasi mahasiswa yang aktif dibidang videography atau mahasiswa yang memiliki skill editing video. Setelah beberapa hari lomba dimulai, mahasiswa sudah banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Lomba yang diikuti oleh sebagian mahasiswa itu berakhir pada tanggal 28 Februari 2018 lalu. Barulah enam hari kemudian tepatnya tanggal 6 Maret 2018 kemarin, para pemenang lomba video testimoni tersebut diumumkan.

Tercatat ada tiga kandidat pemenang dari sekian banyak peserta yang berpartisipasi. Untuk juara pertama dimenangkan oleh pasangan peserta Afrizal Arif dan Farhan Budiman (mahasiswa Tekhnik Informatika 2017), sedangkan untuk juara ke-dua dimenangkan oleh Muhammad Akmaludin (Mahasiswa Tekhnik Informatika 2016) dan juara ke-tiga dimenangkan oleh Enricho Alkalas (Mahasiswa Tekhnik Informatika 2017).

Kontes video testimoni tersebut mendapat apresiasi yang bagus dari mahasiswa, khususnya para pemenang lomba tersebut, bahkan sebagian besar mahasiswa mengharapkan pihak kampus untuk segera mengadakan perlombaan – perlombaan seperti itu. “…yah.. kami sebagai mahasiswa tentunya sangat mengharapkan pihak kampus untuk segera menyelenggarakan kembali lomba – lomba seperti itu. bukan Cuma karena hadiahnya saja, tapi juga untuk mengapresiasikan keahlian kita sebagai mahasiswa…” Ujar Afrizal Arif (juara satu kontes video testimoni).

Alhasil, dengan perlombaan video testimoni tersebut, bukan hanya mendapat apresiasi yang bagus dari mahasiswa, tapi juga menumbuhkan semangat Ngoprek diantara mahasiswa, seolah menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa. “…yah buat jaga – jaga aja kalua nanti ada lomba – lomba lagi, kita kan jadi udah siap. Yah jadi motivasi tersendiri lah istilahnya…” Ujar Farhan Budiman (juara satu kontes testimoni). Dari kegiatan tersebut tentunya menimbulkan pengaruh yang besar bagi mahasiswa terutama yang mempunyai kemampuan atau hobi di bidang videography.

Kegiatan kecil ini telah menjadi pemicu bagi sebagian mahasiswa untuk mengasah kembali kemampuannya dan bersiap berpartisipasi kembali dalam kegiatan beriktnya. Sebagian besar mahasiswa sangat mengharapkan kegiatan seperti ini segera diadakan kembali, bukan hanya menjadi kesempatan bagi para juara sebelumny, tapi juga kesempatan bagi yang tidak sempat ikut dalam kegiatan sebelumnya. “tentu saja kamu sangat mengharapkan supaya kegiatan seperti ini segera diadakan kembali.. saya sudah tidak sabar ingin menuangkan insprirasi hehe..” ujar Chairil hilmansyah (Mahasiswa Tekhnik Informatika 2017). Tentu saja apresiasi dari mahasiswa sangat penting bagi perkembangan kampus. Suatu kampus dikatakan bagus atau tidak tergantung apresiasi mahasiswanya terhadap kampus tersebut. Semakin banyak mahasiswa yang merasa nyaman, maka semakin bagus pula nilai kampus tersebut. Dan STT Terpadu Nurul Fikri sukses meraih banyak apresiasi dari berbagai kegiatannya, salah satunya adalah kontes video testimoni

Published in Kegiatan Kampus

logo gsoc      Selasa 6 Maret 2018, telah dilaksanakan Kuliah Umum di Auditorium Kampus B2 STT Nurul Fikri. Kuliah Umum merupakan kegiatan rutin sebelum masa perkuliahan semester aktif dijalankan. Tujuannya agar mahasiswa STT Nurul Fikri memiliki semangat dalam menghadapi semester selanjutnya. Kuliah Umum ini diwajibkan bagi mahasiswa kelas reguler pagi, opsional bagi kelas karyawan reguler sore dan kelas akhir pekan.

Kuliah Umum dihadiri kurang lebih oleh 100 mahasiswa serta para Dosen. Kuliah Umum tahun ini sangat berbeda dan mengispirasi dikarenakan pemateri langsung dari Google. Rangkaian acara pada Kuliah Umum diawali sambutan oleh PLT Ketua STT Nurul Fikri yaitu Bapak Ahadiyat S.Sos, dilanjutkan sambutan oleh Muh.Isfhani Ghiyath selaku PO (Project Officer) acara. Sebelum memasuki materi inti ada pengumuman Mahasiswa Berprestasi, lalu dilanjutkan pemenang Kontes Video Testimoni Mahasiswa, serta yang terakhir beranjak ke materi inti Kuliah Umum yaitu bertemakan tentang "Google Summer of Code".

Pemateri Kuliah Umum diisi oleh perwakilan dari Mitra Google yaitu Cat Allman (Program Manager Open Source Outreach, Google) dan Stephanie Taylor (Program Manager Google Summer of Code and Google Code-in, Google). Materi yang disampaikan sangat menginspirasi dan dapat menambah wawasan mahasiswa STT Nurul Fikri, betapa pentingnya belajar pemrograman dan bagaimana cara menemukan pekerjaan yang mudah dan baik, salah satunya berkarir dan berkontribusi di Google.

Perlu diketahui bahwa berkarir di Google merupakan impian semua orang karena perusahaan ini sangat populer dan besar. Google Summer of Code adalah sebagai wadah untuk melatih kemampuan pemograman. Untuk mengikuti Google Summer of Code tidak harus orang yang handal dalam pemrograman, siapa saja dapat bergabung selagi memiliki niat yang kuat untuk melatih kemampuan pemograman. Hanya cukup memiliki sebuah ide yang ditulis dalam proposal kemudian ide tersebut dikirim ke google untuk direview, setelah direview dan diterima maka kita dapat melakukan kontribusi pada project open source yang sudah dipilih.

Pemateri mengatakan bahwa beliau tidak secara instant menguasai bahasa pemrograman dengan mudah tapi butuh proses belajar yang panjang dan memiliki kesabaran dalam belajar pemrograman, serta kemampuan yang kuat dalam mengikuti dan menguasai materi.

Kuliah Umum tahun ini sangat berkesan dan membanggakan bagi Kampus STT Nurul Fikri dikarenakan telah resmi menjadi Mitra Google se-Indonesia. Faktanya hanya 20 Kampus yang terpilih dan hanya 4 Kampus yang dikunjungi oleh Mitra Google dan salah satu dari ke-4 kampus tersebut adalah Kampus STT Nurul Fikri.

Semoga ini langkah awal untuk menjadikan STT Terpadu Nurul Fikri lebih baik lagi dalam menciptkan generasi hebat.

Published in Kegiatan Kampus

Di era sekarang kita mulai banyak melihat teknologi baru yang masuk ke dalam industri, salah satunya blockchain. Baru-baru ini Wall Street Journal melaporkan bahwa Burlington Selatan telah meluncurkan sebuah program percontohan untuk menguji penggunaan teknologi blockchain untuk merekam catatan properti kota. Kita tidak harus menjadi ahli dalam blockchain dan hanya sedikit orang di real estat komersial mengetahui bahwa ini merupakan kemajuan nyata bagi industri, yang sampai sekitar lima sampai tujuh tahun yang lalu sangat tidak mengetahui sebagian besar hal-hal yang mutakhir.

Blockchain adalah teknologi buku digital besar dimana transaksi dicatat secara kronologis dan umum. Berlawanan dengan persepsi publik, tidak perlu adanya blockchain untuk dijalankan oleh bitcoin atau kripto-kripto yang lain, dolar A.S. dapat dengan mudah berdiri sebagai proxy. Ini bukan teknologi yang biasa digunakan di industri real estat komersial, tapi sudah mulai membuat terobosan.

Singkatnya, real estat siap untuk mengalami gelombang gangguannya sendiri dan dalam banyak kasus. Tapi sekarang kita mulai melihat teknologi lain yang masuk ke industri ini, seperti blockchain dan tidak ada panduan handal yang bisa kita lihat untuk melihat bagaimana segala sesuatunya akan terombang-ambing.

Pertimbangkan munculnya blockchain, ini menggantikan proses yang sangat manual, melibatkan banyak orang dan banyak langkah yang berbeda dan marginnya sangat tinggi. Setiap orang atau perusahaan yang menyentuh proses yang tidak efisien ini biasanya ada di dalam bahaya disintermediasi. Kita dapat melihat perusahaan-perusahaan besar yang menerapkan inisiatif blockchain dalam perdagangan internasional, keuangan dan transportasi. Ini hanya masalah waktu sebelum teknologi menjadi mainstream di real estat komersial. Semoga bermanfaat

Sumber : http://www.nreionline.com/technology/technology-s-growing-role-cre-ecosystem

Published in Artikel

Zaman sekarang sudah semakin canggih. Contohnya yang namanya server sekarang tidak hanya Industri IT saja yang butuh, tapi pengguna rumahan juga banyak yang butuh server. Apakah Anda salah satu pengguna rumahan yang butuh server? Kalau iya, sekarang sudah ada solusinya. Yaitu dengan pakai produk DiskStation DS418j yang sudah diperkenalkan oleh Synology.

Synology® Memperkenalkan DiskStation DS418j

Synology® Inc., perusahaan produsen NAS (network-attached storage) terkemuka di dunia sudah resmi menghadirkan Disk Station terbaru DS418j, sebuah 4-bay NAS server dengan biaya terjangkau yang dirancang khusus untuk memudahkan para pengguna rumahan dan individu mengatur, melindungi, dan berbagi-pakai data secara efektif.

DS418j ditenagai oleh CPU 64-bit dual core terbaru dan mampu menghasilkan performa yang luar biasa untuk encrypted file transfer, kecepatan bacanya melebihi 112MB/s dan kecepatan tulis87 MB/s pada konfigurasi RAID 5 dalam sistem operasi Windows®. Hadir dengan memori 1GB DDR4 yang lebih besar dua kali lipat dari pendahulunya dan kapasitas simpan lebih dari 40TB single volume, DS418j menawarkan pengelolaan penyimpanan data yang lebih fleksibel dengan pengalaman penggunaan yang memuaskan.

Michael Wang, Product Manager at Synology® Inc., mengungkapkan, “Dalam era digital, dokumen-dokumen seperti foto, video, dana set digital lainnya dihasilkan secara lebih cepat dari sebelumnya. Oleh karena itu, memiliki solusi penyimpanan pribadi yang dapat menjawab kebutuhan kapasitas penyimpanan yang besar dan data sharing yang aman merupakan suatu hal yang penting bagi para pengguna rumahan dan individu. Dengan menggabungkan inovasi perangkat keras dan aplikasi-aplikasi yang canggih, DS418j 4-bay memungkinkan para pengguna untuk dapat menikmati sinkronisasi cloud dan streaming multimedia dengan harga yang kompetitif.”

Dirancang dengan mengedepankan user experience dan efisiensi energi, DS418j dilengkapi dengan indikator LED depan yang mudah disesuaikan sehingga memungkinkan para pengguna untuk secara tepat mengatur tingkat kecerahan layar dalam 4 tingkat. Sebagai tambahan, model ini hanya menggunakan 21.22 watt ketika beroperasi penuh dan 8.97 watt dalam mode hibernasi HDD.

DS418j berjalan di atas sistem operasi Disk Station Manager (DSM), salah satu sistem pengoperasian terdepan dan intuitif untuk perangkat network-attached storage yang menawarkan beragam aplikasi untuk keperluan backup hingga multimedia untuk penggunaan rumahan dan individu. Berkat DSM, Synology® telah menerima banyak penghargaan dari media, termasuk penghargaan PC Mag Readers’ Choice selama 7 tahun berturut-turut.

Sekilas Mengenai Synology

Synology menciptakan solusi Network-Attached Storage, IP Surveillance, dan perangkat jaringan yang merubah cara pengguna mengelola data, melakukan pengintaian dan mengelola jaringan di jamanserba cloud. Dengan memanfaatkan berbagai keuntungan teknologi canggih secara penuh, Synology bertujuan untuk membantu para penggunanya mensentralisasikan penyimpanan data dan backup/pencadangan, berbagi-pakai file ketika bepergian, menerapkan solusi pengintaian yang profesional, dan mengelola jaringan dengan mudah dan terjangkau. Synology berkomitmen kuat untuk menyediakan produk dengan fitur-fitur masadepan dan layanan pengguna yang terbaik di kelasnya.

Published in Artikel

Tiga tahun dari sekarang, tepatnya pada 2020 mendatang, teknologi jaringan seluler generasi kelima ( 5G) diramalkan bakal mulai digelar secara global. Indonesia sudah mempersiapkan diri sejak 2015 lalu dengan membentuk lembaga khusus bertajuk "Indonesia 5G Forum". Beberapa penyedia infrastruktur telekomunikasi seperti Ericsson dan Huawei pun sudah pernah menguji jaringan 5G di Indonesia. Lantas, bagaimana kesiapan pemerintah menyambut inovasi ini?

Menurut Kepala Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Basuki Yusuf Iskandar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengadopsi jaringan seluler 5G. “Kita jangan gagap teknologi. Bukannya mau jadi late adopter (pengadopsi lambat), tapi rational adopter (pengadopsi rasional),” tutur beliau. “Sebaiknya kita lihat dulu negara-negara lain. Biarkan mereka adopsi lebih awal supaya kita bisa belajar dan lebih siap,” beliau menambahkan.

Adapun kesiapan yang dimaksud bukan cuma dari segi teknologinya, namun juga kesiapan industri, regulasi, dan ekosistem masyarakat. Basuki mencontohkan jika masyarakat belum siap, maka implementasi 5G tak akan dimanfaatkan secara maksimal. “Teknologi itu bagus kalau orang mengerti. Kalo hanya mengerti setengah-setengah, masyarakat nggak produktif,” kata beliau.

Dampak 5G lebih kompleks

Basuki juga menambahkan bahwa regulasi terkait implementasi 5G tengah didiskusikan bersama dengan berbagai pihak. Menurut beliau, dampak sosial dari 5G akan lebih kompleks ketimbang 4G LTE karena kemampuannya memicu lebih banyak kemunculan disruptive technology. “Kalau pas 4G kan ada kasus Uber itu hanya satu sektor. Nanti 5G dampaknya lebih problematik. Makanya persiapan ke sana harus lebih matang,” beliau menjelaskan.

Hal ini disepakati penasihat Indonesia 5G Forum, Kalamullah Ramli. Beliau mengatakan 5G adalah teknologi yang tak bisa dibendung namun harus disertai regulasi yang kokoh agar tak kecolongan. “Aturan-aturan seperti TKDN dan pajak perlu diperdalam lagi untuk sebelum era 5G masuk,” ujarnya.

Indonesia 5G Forum merupakan salah satu lembaga yang diminta rekomendasi atau masukan untuk merumuskan regulasi soal jaringan generasi kelima. Sejauh ini, kata Kalamullah, pembahasan soal regulasi 5G masih dalam tahap awal. Kalamullah memprediksi implementasi 5G di Indonesia baru bisa komersil sekitar 10 tahun dari sekarang.

Penyedia teknologi 5G sudah siap

Terlepas dari kesiapan dari segi regulasi dan kondisi masyarakat, para penyedia teknologi 5G sudah siap menggenjot jaringan tersebut di berbagai belahan dunia. Konsorsium yang antara lain termasuk Qualcomm, Ericsson, Nokia, dan ZTE, gencar menyuarakan manfaat dari implementasi 5G di bidang sosial dan ekonomi.

“Semester dua tahun ke depan sudah siap modem 5G X50 kami,” kata Staff Manager, Technical Marketing Qualcomm, Patrick Lau. Salah satu implementasi jaringan 5G, kata beliau, adalah teknologi virtual reality (VR). Saat ini teknologi itu memang masih fokus pada gaming, namun ke depannya bisa merambah ke sektor kesehatan, pendidikan, hingga pertanian.

“Bayangkan jika dokter di Jakarta bisa membantu proses operasi di Kalimantan karena bisa melihat keseluruhan proses yang real dengan VR. Tentu lebih mudah ketimbang memberikan nasihat via telepon,” beliau menjelaskan. Di bidang pertanian, Patrick Lau juga mencontohkan pemanfaatan teknologi 5G untuk mengukur kadar air secara otomatis. Ada juga di bidang keamanan dengan memanfaatkan pengawasan daerah bencana dengan drone secara real-time.

Sejalan dengan itu, Head of Network Solutions, Network Evolution Ericsson, Ng Thiaw Seng, menganjurkan para operator telekomunikasi di Indonesia agar mulai mencoba teknologi 5G dari sekarang. “Supaya nanti inovasinya lebih cepat,” ujarnya. Lebih lanjut, Ng Thiaw Seng sesumbar pihaknya sudah menandatangani kontrak dengan 33 perusahaan telekomunikasi di seluruh dunia untuk merealisasikan 5G.

Terkait sikap pemerintah yang tak ingin buru-buru mengimplementasikan 5G, Director of Goverment Affairs Qualcomm Southeast Asia, Nies Purwati mengaku paham. Pasalnya posisi Indonesia bukanlah negara produsen teknologi. “Tapi ada baiknya memantau perkembangan yang ada sekarang. Indonesia harus melihat di mana bisa bersaing, misalnya dari sisi Aplikasi dan Startup. Persiapan harus dilakukan dari awal,” beliau menjelaskan.

Published in Artikel

Pemanfaatan internet di dunia semakin berkembang. Tidak hanya untuk aktivitas menjelajah dunia maya dan chatting saja, internet juga dimanfaatkan untuk penerapan Internet of Things (IoT). IoT merupakan sebuah konsep di mana benda atau perangkat akan saling terhubung satu sama lain dengan internet. Contohnya, kendaraan, aplikasi, hingga peralatan rumah tangga.

Namun, guru komunikasi nirkabel, Mischa Dohler, punya pandangan berbeda. Ia menilai internet dapat dimanfaatkan untuk hal yang lebih mulia. Proyek ini disebut Internet of Skills. Dohler punya mimpi untuk mentransfer keterampilan seseorang secara digital. Nantinya, kemampuan ini diterapkan di tempat berbeda dengan koneksi internet super cepat.

Salah satu temuannya adalah sarung tangan khusus. Sarung ini menggabungkan dunia musik dan teknologi yang bisa digunakan oleh anak-anak yang ingin belajar piano dengan benar dari musisi ternama di dunia. Adapun, sarung bernama exoskeleton adalah semacam alat untuk meningkatkan kemampuan pengguna. Sarung ini merekam gerak tangan dan sendi sehingga membentuk pola tangan yang benar dan menggerakan tangan saat bermain piano.

Selain musik, Dohler juga mengembangkan Internet of Skills di bidang kesehatan. Saat wabah Ebola terjadi, Dohler mengembangkan cara untuk mentransfer kemampuan dokter yang berada jauh dari Afrika untuk merawat pasien. "Saya mencoba memberi sentuhan ahli bedah sehingga merasakan pembedahan yang dilakukan," tuturnya.

Karena teknologi selalu mewujudkan apa yang dibayangkan manusia, ia berharap Internet of Skills dapat mengubah dunia kerja dalam 10 tahun ke depan.

Published in Artikel

Bekerja di depan layar komputer bisa menyebabkan mata kelelahan, belum lagi ditambah dengan layar smartphone yang selalu menggoda untuk di lihat setiap senggang atau jenuh saat bekerja. Ada beberapa ciri yang mengindikasikan mata Anda sudah terlalu lama terpapar layar perangkat elektronik. Antara lain, mata terasa berat, penglihatan sedikit kabur, bahkan bisa menyebabkan sakit pada mata.

Sindrom ini kerap dinamai sebagai computer vision syndrome. Lebih dari 60 persen warga Amerika Serikat sekarang mengalami sindrom tersebut. Tak sulit terkena sindrom tersebut, hanya perlu dua jam nonstop melihat layar baik itu komputer, smartphone, televisi, tablet atau layar elektronik lainnya. Ada beberapa tips untuk meminimalisir ketidaknyamanan akibat paparan layar.

Perbesar teks, bagi pengguna smartphone sebaiknya Anda menyetel ukuran huruf alias font menjadi lebih besar. Atur pula warna dan kontras yang paling nyaman bagi Anda. Pasalnya dengan ukuran huruf yang kecil akan membuat mata bekerja dobel untuk membaca. Ini juga membuat jarak pandangan mata dengan layar lebih dekat, sehingga menimbulkan sakit kepala jika dilakukan dalam waktu yang lama.

Berkedip, ketika terlalu fokus melihat hal-hal di depan layar komputer atau smartphone, seringkali kita lupa berkedip. Alhasil mata menjadi kering sehingga cepat lelah dan kemerahan. Anda tidak perlu mengingat harus berapa kali berkedip dalam periode tertentu. Tetapi sebaiknya jadikan kedipan mata sebagai kebiasaan sehingga bisa dilakukan tanpa sadar.

Atur kecerahan layar, layar yang terlalu gelap akan menyulitkan Anda membaca. Namun jika terlalu silau akan membuat mata tegang dan sakit kepala, terlebih jika Anda sudah berjam-jam melihat layar silau. Atur tingkat kecerahan sesuai dengan paparan sinar yang Anda terima dari luar layar. Jika cahaya disekitar ruangan gelap jangan biarkan layar terlalu silau, sebaliknya jika cahaya sekitar terlalu terang Anda bisa meninggikan tingkat kecerahan layar.

Terapkan aturan 20-20, maksudnya setelah 20 menit bekerja di depan layar, ambil 20 detik untuk beranjak. Anda bisa beristirahat, menggoyangkan badan dan kepala atau sekedar melihat sekeliling. Intinya buat mata fokus pada objek lain selain layar. Ini akan membantu meregangkan otot-otot mata sehingga tidak tegang. Ulangi ritual 20-20 untuk menghindari mata tegang.

Published in Artikel

Bank Indonesia berencana memutakhirkan sistem penghimpunan dan inventarisasi dengan memanfaatkan Big Data. Meluasnya berbagai aktivitas ekonomi berbasis digital mendorong bank sentral menciptakan sistem yang mampu menampung banyak informasi dan pengetahuan bagi pemangku kepentingan.

Big Data adalah himpunan data dalam jumlah yang sangat besar, rumit, dan tidak terstruktur. Pemanfaatan Big Data pun sejalan dengan berkembangnya aktivitas berbasis digital yang telah menciptakan data dalam jumlah besar, bervariasi, dan dihasilkan dengan sangat cepat.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pemanfaatan Big Data mampu diaplikasikan pemerintah daerah dalam mewujudkan konsep kota pintar. Tidak hanya dari sisi peningkatan pelayanan publik, melainkan juga sektor pendidikan, kesehatan, transportasi dan keamanan kota.

Menurut Agus, maraknya pengembangan kota pintar yang digenjot di berbagai daerah semakin memunculkan sumber data yang potensial dan bisa dimanfaatkan. Dengan Big Data, maka bukan tidak mungkin daerah lainnya bisa segera mengembangkan konsep kota pintar di daerah masing-masing.

"Apabila data yang tersimpan pada smart city dapat saling terhubung, bisa jadi persoalan di satu kota, ditemukan solusinya di kota lain," kata Agus, di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Dengan Big Data yang terintegrasi dengan daerah lain, maka tentu hal ini bisa mengurangi volatilitas harga komoditas pangan strategis yang selama ini menekan laju inflasi nasional di berbagai daerah. Sebab, setiap daerah bisa memiliki data pangan yang jauh lebih lengkap.

"Inflasi stabil ini kunci untuk Indonesia membangun perekonomian yang lebih tangguh, dan menjamin pertumbuhan yang berkesinambungan," katanya.

Published in Artikel

Kemarin netizen di tanah air, khususnya yang berada di daerah Bekasi dihebohkan dengan munculnya perubahan nama Jalan Dewi Persik, yang seharunya adalah Jalan Dewi Sartika. Atas kejadian ini, tentu pihak Google dibanjiri oleh keluhan dan protes atas pergantian nama tersebut.

Bahkan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Titi Masrifahati telah melayangkan surat keberatan yang ditujukan kepada pihak Google selaku penyedia layanan Maps. Menurut keterangan dari Google Indonesia, mereka mengakui memang ada kesalahan yang terjadi atas perubahan nama jalan tersebut. Menanggapi isu tersebut, pihak Google meminta maaf dan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.

Selain itu, pihak Google juga menjelaskan bagaimana mereka mengumpulkan data yang ada di Google Maps, dimana mereka mendapatkan data dari berbagai sumber yang berbeda. Jika Anda melihat berbagai informasi di Google Maps seperti nama jalan, kafe, atau tempat umum lain, data tersebut merupakan kombinasi dari penyedia pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi dari pengguna.

Dengan sistem pengumpulan data tersebut, Google mengklaim jika informasi yang ditampilkan di Google Maps bisa up-to-date. Namun mereka juga menyadari jika kekeliruan data mungkin saja bisa terjadi sewaktu-waktu, dan butuh waktu yang bervariasi untuk memperbarui data.

Nah, Google mengimbau para pengguna untuk memanfaatkan fitur “Send Feedback” yang terletak yang di pojok kiri bawah jika pengguna menggunakan aplikasi mobile, atau pojok kanan bawah jika pengguna menggunakan Google Maps via PC untuk memberikan masukkan.

Published in Artikel
Halaman 1 dari 16