Wednesday, 04 January 2017 02:10

Hafidzoh Kembar di Kampus Nurul Fikri

Afifa Diniputri dan Latifa Diniputri, putri ke- 4 dari pasangan Bapak Sutadi dan Ibu Tri Wahyuni ini sudah menjadi bagian STT Terpadu Nurul Fikri sejak tahun 2016. Jurusan Sistem Informasi menjadi pilihan hafidzoh kembar ini.

Jauh sebelum memiliki status sebagai mahasiswi, Afi dan Tifa, begitu akrab mereka disapa, sudah memulai menghafal Al-Qur’an. Sejak TK sudah mulai menghafal surat-surat pendek, seperti Surat An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan sebagainya. Terus tumbuh dan memasuki tingkat SD, si kembar ini melanjutkan hafalannya hingga berhasil menghafal hampir satu juz (juz 3)0 sampai lulus dari SDIT Baiturrahman Jakarta

Melanjutkan hafalan dari Juz terakhir hingga berhasil menghafal 5 Juz (Juz 26 – juz 30) semasa di SMPIT YAPIDH. Tak puas dengan hafalan yang sudah dimilikinya, Afi dan Tifa melanjutkannya dengan menghafal dari Juz awal sampai berhasil menuntaskan targetnya di SMAIT YAPIDH, yaitu 5 juz pertama (Juz 1 – Juz 5).

Untuk sampai pada titik ini tentu ada perjuangan yang harus di bayarnya, Afi dan Tifa harus menyisihkan waktunya untuk menghafal dan murajaah (mengulang), guna menjaga hafalan sebelumnya. Biasanya setelah maghrib, mereka murajaah hafalan masing-masing, lalu membaca ayat yang akan dihafalnya untuk di setorkan keesokannya. Di sepertiga malam, waktu yang dipilih mereka untuk menghafal. Setiap harinya Afi dan Tifa di targetkan menghafal 3 baris, dan disetorkan setiap sore kepada ustadzah-nya. Begitu terus hingga setiap semester diadakan ujian. Uniknya, ketentuan disana mengharuskan orangtua hadir, duduk disamping putra/i-nya yang akan ujian, begitupun Afi dan Tifa tentunya. Walaupun hadir rasa “dag dig dug” tapi inilah salah satu bukti dukungan moral dari orangtua peserta didik.

Dilanjutkan kuliah di STT NF, Afi dan Tifa berharap dapat menuntaskan hafalannya, yaitu 30 Juz sebelum lulus dengan mengikuti program tahsin dan tahfidz.

Published in Pojok Mahasiswa

STT Terpadu Nurul Fikri kembali meraih juara dalam HEXION 2016 Mobile Apps Competition yang berlangsung pada tanggal 15 Desember 2016 kemarin. HEXION merupakan kompetisi pengembangan aplikasi mobile berbasis Android yang diselenggarakan oleh Binus University. Dalam kompetisi ini seluruh peserta berkompetisi untuk menghasilkan aplikasimobile. Poin inti dari penilaian aplikasi terletak pada ide serta kreativitas dari aplikasi yang dikembangkan tersebut dan tentu saja harus memiliki nilai guna.

presentasi

Foto: Team Andara Tech sedang mempresentasikan "YuClean"

Tahapan lomba dimulai dari seleksi awal yang berupa seleksi proposal disertai seleksiprototypedari aplikasi. Dari seluruh peserta yang mengajukan proposal selanjutnya dipilih sepuluh tim finalis untuk selanjutnya melakukan presentasi aplikasi untuk proses penjurian untuk menentukan pemenang dari kompetisi ini.

Sedangkan aplikasi yang diusung oleh tim dari STT Terpadu Nurul FIkri yaitu “YuClean” merupakan aplikasi yang membantu masyarakat dalam sistem mengelola sampah dengan baik atau biasa disebut bank sampah. Dengan aplikasi ini masyarakat juga dapat menjual hasil karya tangan mereka yang terbuat dari barang-barang bekas menjadi barang yang berguna. Dan pastinya aplikasi ini sangat menguntungkan, tak lain sampah yang mereka kumpulkan akan menghasilkan uang.

bersama

Foto : Tim Andara Tech dengan Panitia HEXION 2016

Dengan mengusung aplikasi ini, tim Andara Tech (Irfan Prasetyo (TI-2013), Izzati Nida (TI-2013) serta Chairin Nashrillah (SI-2016) berhasil meraih juara 1 Nasional Aplikasi Mobile Android.

team

Foto : Tim Andara tech yaitu Chairin Nashrillah (kiri), Izzati NIda (tengah), dan Irfan Prasetyo (kanan)

Published in Pojok Mahasiswa

Pada bulan September dan Oktober, Oracle meminta pengguna Java untuk peringkat tambahan Java EE masa depan dengan pentingnya. Survei 1700 peserta menempatkan layanan REST dan HTTP / 2 sebagai prioritas utama, diikuti oleh Oauth dan OpenID, eventing, dan JSON-B (API Java untuk JSON Binding).

Java EE, atau Java Enterprise Edition. Paket ini merupakan paket terlengkap dari Java yaitu bisa memeiliki library yang sangat lengkap, biasanya paket ini digunakkan untuk membuat program dengan tingkat enterprise. Seperti Java Beans, Servlets, JSP dan lain - lain. Tapi di dalam paket ini tetap memasukkan pustaka standard yang ada dalam paket Java SE.

REST pada dasarnya setiap URL unik adalah representasi dari beberapa objek. Kita dapat memperoleh konten-konten objek tersebut menggunakan HTTP GET, untuk menghapusnya, kita dapat menggunakan POST, PUT, atau DELETE untuk memodifikasi objek (dalam praktiknya, kebanyakan service menggunakan POST untuk ini).

"SISA (JAX-RS 2.1) dan HTTP / 2 (Servlet 4.0) telah dipilih sebagai sebagai dua teknologi yang paling penting yang disurvei, dan bersama-sama dengan JSON-B merupakan tiga dari enam teknologi," laporan survei menyimpulkan. "Banyak karya API baru dalam teknologi ini untuk Java EE 8 sudah selesai. Ada nilai yang signifikan dalam memberikan Java EE 8 dengan teknologi ini, dan terkait JSON-P (JSON dengan Padding) update, sesegera mungkin."

Oracle mengejar Java EE 8 sebagai versi retooled dari platform diarahkan ke awan dan microservices penyebaran. Itu karena pada akhir-2017, dan rilis tindak lanjut, Java EE 9, diatur untuk muncul setahun kemudian

Berdasarkan survei, Oracle dianggap mempercepat standar Java EE untuk OAuth dan OpenID Connect. "Hal ini tidak dapat dicapai dalam Java EE 8 jangka waktu, tapi kami akan terus mengejar Security 1.0 untuk Java EE 8," kata perusahaan itu. Tapi dua teknologi lain yang peringkat tinggi dalam survei, konfigurasi dan kesehatan pengecekan, akan ditunda. "Kami telah menyimpulkan yang terbaik adalah untuk menunda masuknya teknologi ini di Java EE untuk menyelesaikan Java EE 8 sesegera mungkin."

Manajemen, JMS (Java Message Service), dan MVC peringkat rendah, sehingga mendukung rencana Oracle untuk menarik API baru untuk daerah-daerah dari Java EE 8. Sementara, CDI (Konteks dan Dependency Injection) 2.0, Bean Validation 2.0, dan JSF (JavaServer Faces ) 2.3 tidak langsung disurvei, Oracle telah membuat kemajuan yang signifikan pada mereka dan akan memasukkan mereka dalam Java EE 8.

JAX-RS (Java API untuk tenang Web Services) menarik banyak dukungan untuk digunakan dengan awan dan microservices aplikasi, dengan 1.171 responden rating sebagai sangat penting. "Praktek saat ini pembangunan awan di Jawa sebagian besar didasarkan pada REST dan asynchrony," kata laporan itu. "Untuk pengembang Java, yang berarti menggunakan standar JAX-RS API tambahan Disarankan datang ke versi berikutnya dari JAX-RS meliputi: a. Reaktif klien API,-blocking non I / O dukungan, event server-mengirim dan integrasi CDI yang lebih baik. " HTTP / 2, sebuah protokol untuk lebih efisien penggunaan sumber daya jaringan dan mengurangi latency, dinilai sangat penting oleh 1.037 responden ketika datang ke awan dan aplikasi microservices.

Responden juga mendukung gaya reaktif pemrograman untuk generasi berikutnya dari awan dan microservices, dengan 647 menyebutnya sangat penting, dan eventing, untuk awan dan microservices aplikasi, disukai oleh 769 responden. "Banyak aplikasi awan bergerak dari model doa sinkron untuk model-event asynchronous," kata Oracle. "Key Java EE API dapat mendukung model ini untuk berinteraksi dengan layanan awan. Sebuah sistem eventing umum akan menyederhanakan pelaksanaan layanan tersebut."

Dalam temuan lainnya, konsistensi akhirnya untuk awan dan microservices aplikasi disukai oleh 514 responden yang menganggapnya sangat penting dan 468 yang ditemukan penting. Multi-tenancy, penting untuk penyebaran awan, dinilai sangat penting oleh 377 responden dan penting oleh 390 pengambil survei. JSON-P dinilai sebagai sangat penting oleh 576 responden, sedangkan 781 memberi rating ini sama untuk JSON-B. Standardisasi NoSQL database dukungan untuk awan dan microservices aplikasi dinilai sangat penting oleh 489 responden dan penting oleh 373 dari mereka yang disurvei, dan 582 responden pikir itu sangat penting bahwa Java EE 9 menyelidiki modularisasi kontainer EE.

Jumlah terbesar responden survei - lebih dari 700 - memiliki lebih dari delapan tahun 'pengalaman mengembangkan dengan Java EE, sedangkan 680 memiliki 2-8 tahun pengalaman.

Referensi : http://www.itworld.com/article/3153148/java/oracle-survey-java-ee-users-want-rest-http2.html

Published in Artikel

9 Desember, ditetapkan sebagai hari anti korupsi sedunia. Kampus Nurul Fikri ikut berpartisipasi memperingatinya, dengan mengadakan seminar anti korupsi yang diisi langsung oleh “Aktivis” dari KPK. Beliau bernama, Bapak Nurtjahyadi, sudah 10 tahun berkiprah di dunia KPK, kini mendapat amanah di Fungsional Direktorat PJKAKI KPK, atau singkatnya sebagai unit kerjasama internasional.

Sebelum seminar dimulai, Pak Bachtiar, salah satu dosen agama Kampus NF, menyampaikan beberapa hal terkait agama dan korupsi. Bagaimana hubungan agama dan korupsi? Bagaimana posisi ummat muslim yang menjadi agama mayoritas di Indonesia, tetapi tak menyurutkan angka korupsi sampai saat ini. Mengapa masih seperti ini?

Amar ma’ruf nahi munkar

Mengajak kepada kebaikan dan melarang kepada keburukan. Mudah mengajak kepada kebaikan, tapi tidak semudah melarang kepada keburukan. Maksudnya ketika korupsi dan keburukan lain terjadi di tengah-tengah kita, kita tak bersuara, bahkan untuk sekedar berkata “Jangan….”

Setiap tahunnya, 1.000 kasus korupsi lahir di Indonesia. Tak heran Indonesia masuk ke dalam top rank 100, dengan nilai 36 dari 1-100. Dengan berbagai kasus korupsi, diantaranya, penyuapan, pembelian, penyalah gunaan APBN, pungutan liar, lisensi, pencucian uang, dan obstruksi keadilan, kasus penyuapan menjadi kasus terbanyak dengan prsentase 52%.

Maka dengan kondisi ini, KPK memiliki tugas berat karena rasio jumlah kasus dan SDM yng tersedia sangatlah jauh. Untuk menyelesaikan satu kasus pun, melewati alur cukup panjang hingga nakhirnya kasus itu tuntas. Bapak Nur pun mengajak peserta seminar yang mayoritas mahasiswa untuk ikut andil memberantas korupsi dalam gerakan Indonesia Memanggil yang diadakan setiap tahunnya. Tahun lalu, 7.000 mahasiswa yang melamar, hanya 51 orang yang akhirnya diterima untuk bersama-sama memberantas korupsi.

Dimanapun dan kapan pun, Mahasiswa sebagai “tulang punggung” bangsa Indonesia wajib ikut aktif menyuarakan Anti Korupsi, Anti Kolusi dan Anti Nepotisme. Bukan hanya sebagai Mahasiwa, tetapi memang itu adalah salah satu kewajiban sebagai seorang muslim untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar.

Published in Kegiatan Kampus
Tuesday, 13 December 2016 03:53

Peran Mahasiswa Dalam Memberantasan Korupsi

Hari anti korupsi sedunia tercetus tatkala Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merativifikasi konvensi anti korupsi di Merida Mexico pada tanggal 9 Desember 2003. Kemudian pada tahun 2004 berikutnya Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 9 Desember diperingati sebagai hari anti korupsi nasional yang ditandai dengan dikeluarkannya Inpres No. 5 Tahun 2004 Tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi pada tanggal 9 Desember 2004. 

Lalu apa upaya mahasiswa dalam memberantas korupsi???. Tidak hanya peringatan tentang korupsi tapi sebagai mahasiswa dituntun bagaimana membantu menyelesaikan masalah korupsi yang ada saat ini. Pemuda, khususnya mahasiswa adalah aset paling menentukan kondisi zaman tersebut dimasa depan. Mahasiswa salah satu bagian dari gerakan pemuda.

Belajar dari masa lalu, sejarah telah membuktikan bahwa perjalanan bangsa ini tidak lepas dari peran kaum muda yang menjadi bagian kekuatan perubahan. Tokoh-tokoh Sumpah Pemuda 1928 telah memberikan semangat nasionalisme bahasa, bangsa dan tanah air yang satu yaitu Indonesia.

Peristiwa Sumpah Pemuda memberikan inspirasi tanpa batas terhadap gerakan-gerakan perjuangan kemerdekaan di Indonesia. Peranan tokoh-tokoh pemuda lainnya adalah Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945, lahirnya Orde Baru tahun 1966, dan Reformasi tahun 1998.

Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam peristiwa-peristiwa besar tersebut mahasiswa tampil di depan sebagai motor penggerak dengan berbagai gagasan, semangat dan idealisme yang mereka miliki dan jalankan.

Faktanya yang ada saat ini, fenomena korupsi selalu tidak berhenti menggrogoti negeri kita, korupsi merupakan kejahatan yang bukan hanya merugikan negara tetapi juga masyarakat. Artinya keadilan dan kesejahteraan masyarakat sudah mulai terancam. Maka saatnya mahasiswa sadar dan bertindak. Adapun upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh mahasiswa adalah:

  1. Memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya melakukan korupsi. Upaya mahasiswa ini misalnya memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya melakukan tindakan korupsi karena pada nantinya akan mengancam dan merugikan kehidupan masyarakat sendiri. Serta menghimbau agar masyarakat ikut serta dalam menindaklanjuti (berperan aktif) dalam memberantas tindakan korupsi yang terjadi di sekitar lingkungan mereka. Selain itu, masyarakat dituntut lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dirasa kurang relevan. Maka masyarakat sadar bahwa korupsi memang harus dilawan dan dimusnahkan dengan mengerahkan kekuatan secara massif, artinya bukan hanya pemerintah saja melainakan seluruh lapisan masyarakat.
  2. Menjadi alat pengontrol terhadap kebijakan pemerintah.

Mahasiswa selain sebagai agen perubahan juga bertindak sebagai agen pengontrol dalam pemerintahan. Kebijakan pemerintah sangat perlu untuk dikontrol dan dikritisi jika dirasa kebijakan tersebut tidak memberikan dampak positif pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat dan semakin memperburuk kondisi masyarakat. Misalnya dengan melakukan demo untuk menekan pemerintah atau melakukan jajak pendapat untuk memperoleh hasil negosiasi yang terbaik.

Published in Pojok Mahasiswa
Tuesday, 06 December 2016 08:07

Seminar Pendidikan Mengajar Gaya Motivator

Setelah sukses menggelar Nusantara Festival pada 27 November lalu, hari ini, STT Nurul Fikri kembali menyelenggarakan acara berkualitas yaitu seminar pendidikan. Mengambil judul mengajar gaya motivator (angkatan ke-8), Bapak Aris Ahmad Jaya, DVM, M.M, selaku pembicara menyampaikan seminar ini dalam beberapa sesi.

Dibuka dengan penuh semangat, Mr. Sugesti, biasa Pak Aris dikenal, menyampaikan hal-hal berhubungan dengan paradigm.
“Mudah, karena sudah tahu caranya”
Betul bukan? Semua akan terasa mudah ketika kita sudah mengetahui caranya. Dan sebaliknya dikatakan susah, karena belum mengetahui caranya. Mengajar gaya motivator yang terpenting adalah membuat anak murid nya atau yang diajarnya senang terlebih dahulu.

Beberapa intermezzo diberikan Pak Aris, dengan kuat, beliau meyampaikan bergeraklah sebelum belajar, karena setelah tubuh bergerak, aliran darah akan mengalir dengan lancer sampai ke otak pun.

Sesi 1

“Semua pemeran utama akan menang di babak akhir”
Jangan kecewa dengan hasil ulangan anak yang tidak bagus, karena pengetahuan bisa digantikan dengan google, takbisa matematika dapat digantikan dengan kalkulator, tapi karakter (kejujuran, kesopanan, keberanian, empati) tidak bisa di gantikan.
“Tangkap basah kebaikan, tempa besi selagi panas”

Manusia pasti senang dipuji, termasuk pun anak-anak. Berikanlah sugesti yang baik, termasuk memuji pun menjadi salah satu caranya, karena dengan itu memungkinkan untuk memunculkan branding terhadap seorang guru, guru yang galak, atau bahkan menyenangkan.

Sesi 2

Ketika anak sudah memberi pintu mengizinkan, maka guru akan senantiasa mudah memberi ilmunya. Maksudnya adalah, ketika seseorang memang sudah terbuka untuk diberikan sesuatu, maka akan dengan mudah pula sesuatu yang diberikan itu sampai kepada penerimanya. Pun sebaliknya, jika sesesorang tidak mengizinkan untuk diberikan sesuatu, maka siapapun itu tidak dapat dengan mudah memberikan ilmunya.
Dilanjutkan dengan berbagai simulasi games, karena pada dasarnya anak-anak sangat senang bermain. Saat sudah senang bermain, masuklah pada pemberlajaran seharusnya.

Published in Kegiatan Kampus

Pada hari minggu, 4 Desember 2016, Hendra Aditiyawijaya salah satu alumni STT Nurul Fikri angkatan pertama mendapat undangan untuk mengisi training di Griya Tahfidz yang dikelola oleh Zakat Center Kota Cirebon. Zakat Center merupakan lembaga pengelola dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh yang memiliki visi mengentaskan keterpurukan hidup kaum dhuafa melalui program peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi produktif. Dimana salah satunya adalah program beasiswa tahfidz bagi anak-anak dari kaum dhuafa.

Pada kesempatan tersebut, Hendra juga didampingi oleh tim trainer dari Ekacipta Teknologi Solutama, yaitu Hendri Mahesa dan Kiky Malik Ibrahim. Hendra dipercaya untuk membawakan materi tentang Literasi Media dan Motivasi Berwirausaha Sejak Dini Melalui Media Sosial. Sementara Hendri dan Kiky memberikan materi terkait dasar pemrograman web dan kostumisasi wordpress untuk membuat Online Shop. Acara training berlangsung sejak jam 9 pagi hingga jam 3 sore di Griya Tahfidz yang berlokasi di dalam komplek Pertamina EP Cirebon.

Hendra 1

Ustadz Anwar selaku pimpinan Zakat Center Cirebon sangat mengapresiasi adanya acara ini, “Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Saudara Hendra, Hendri, dan Kiky yang telah jauh datang dari Jakarta untuk memenuhi undangan kami. Saya berharap acara seperti ini akan berkelanjutan diadakan untuk menambah wawasan dan keterampilan para santri dalam menyongsong era teknologi ke depannya.”

Hendra, salah satu trainer dan alumni STT Nurul Fikri, mengakui bahwa, “Saya merasa bahagia dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman saya sebagai seorang system analyst kepada adik-adik santri di Griya Tahfidz, Zakat Center Cirebon. Saya pun ikut menularkan semangat entrepreneur kepada mereka sebagai mana nilai-nilai yang pernah ditularkan oleh almamater kampus semasa kuliah di STT Nurul Fikri. Saya berharap, kelak akan lahir para entrepreneur hebat yang hafal Qur’an untuk bersama membangun Indonesia.”

Published in Kisah dan Curhat
Monday, 28 November 2016 10:01

Fedora 25 Telah Di Rilis !

Akhirnya penantian sudah tiba. Setelah lama menunggu akhirnya Fedora 25 dirilis juga.Ingin tahu bagaimana fitur-fitur baru Fedora ?. Sebelumnya mari kita bahas lebih dahulu tentang Fedora perusahaan open source petama. Bagi yang tidak tahu, Fedora merupakan salah satu proyek komunitas ReHat Linux. Red Hat menyediakan perusahaan Linux diantara teknologi yang sejenis.

Fedora dikenal dengan inovasinya, adopsi dari teknologi yang lebih baru dan kontribusinya terhadap komunitas Linux. Terlepas dari itu semua Fedora tidak memiliki reputasi yang userfriendly (mudah digunakan untuk pemula). Inilah mengapa ada bebrapa distro Linux berbasis Fedora untuk membuat Fedora yang bisa diakses atau digunakan untuk pemula (userfriendly).

Nah, sekarang mari kita bahas fitur – fitur yang ada pada Fedora 25. Ada tiga jenis dari Fedora, yaitu Fedora Workstation (untuk penggunaan desktop umum), Fedora Server (untuk server) dan Fedora Atom (di perkenalkan di Fedora 25, fitur ini memberikan citra minimal dengan fokus pada wadah dan cloud).
Lingkungan desktop default pada Fedora Workstation adalah GNOME 3.22. Fedora 25 membawa GNOME terbaru 3.22.

Wayland display server sudah diperkenalkan di Fedora 24 tapi bukan dalam bentuk tampilan default server. Pada Fedora 25 wayland sebagai tampilan default server menggantikan X11. Pada Fedora 24 X11 tidak sepenuhnya dihapus, kita masih punya pilihan untuk beralih ke X11 pada saat login. Flatpak adalah salah satu distribusi kemasan Agnostik Fedora, mirip seperti Snap pada ubuntu.

Flatpak berfungsi untuk memberikan format kemasan yang dapat digunakan pada setiap distribusi Linux. Fedora 25 sudah meningkatkan flatpak yaitu flatpak menjadi lebih mudah untuk mnginstal dan memparbaharui serta menghapus software.

Fedora 25 juga memiliki media untuk menulis. Fedora 25 memperkenalkan alat baru untuk menciptakan sebuah USB hidup. Dengan USB hidup ini, kita bisa mencari berbagai versi Fedora terbaru, men-download dan menulis ke USB untuk membuat disk live Fedora untuk spin test atau instalasi. Dan masih banyak perubahan lainnya di Fedora 25.

Sumber : https://itsfoss.com/fedora-25-released/

Published in Artikel
Wednesday, 23 November 2016 02:56

Indonesia Android Kejar ‘Batch 2’

Setelah sukses mengadakan program Android Kejar Batch yang pertama, dimana mampu merangkul 100 lebih fasilitator serta partisipan yang berjumlah lebih dari 2500 orang dari lima kota besar di Indonesia, dewasa ini kembali dibuka program Android Kejar untuk Batch kedua.

Program Indonesia Android Kejar atau yang sering kita dengar dengan sebutan IAK ini, telah diadakan kembali untuk batch yang kedua di lima kota besar di Indonesia, diantaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Program ini merupakan realisasi dari kunjungan Presiden Joko Widodo pada tanggal 17 Februari 2016 lalu ke kantor pusat Google di Silicon Valley.

Dalam kunjungannya, beliau bertemu dengan CEO Google, Sunder Pichai, yang menyatakan bahwa Google akan mendukung program pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan 100.000 developer hingga tahun 2020.

Indonesia Android Kejar merupakan program yang diinisiasi oleh Google Developer dalam rangka mendukung pertumbuhan developer-developer Indonesia melalui pembelajaran online di platform Udacity.

Selain online course, di dalam program ini juga diadakan pertemuan offline antara peserta dengan fasilitator pada masing-masing tim yang telah dikelompokkan sebelumnya.

Adapun salah satu misi dari diadakannya program ini adalah untuk membantu developer agar terus tumbuh, serta melahirkan sumber daya manusia di Indonesia yang diharapkan mampu menciptakan aplikasi berkualitas dan bermanfaat.

Program ini diadakan secara gratis oleh Google, dengan sasaran pesertanya dapat berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan umum bagi siapapun yang ingin belajar tentang pengembangan aplikasi mobile.

Calon peserta yang telah mendaftar dan lolos seleksi, akan mendapatkan email guna keperluan verifikasi dan diberi kesempatan untuk memilih kelas berdasarkan level, kota, dan jadwal yang sesuai. Adapun level kelas yang disediakan oleh IAK ada tiga, yakni kelas beginner, intermediet, dan advance. Selain pendaftaran sebagai peserta, Google juga membuka pendaftaran untuk menjadi fasilitator guna melancarkan program ini.

Setelah mengetahui detail pelaksanaan study groupnya, peserta akan diarahkan untuk segera mendaftar di Udacity.com dan mengakses online course sesuai dengan level yang telah dipilih sebelumnya. Sebelum mulai study group, peserta sudah diperbolehkan untuk mulai mengerjakan online course, sehingga pada saat study group, fasilitator hanya membahas atau mendiskusikan hal-hal yang belum dimengerti oleh peserta ketika belajar online course.

Setelah pendaftaran, bagi fasilitator terpilih harus mengikuti meet up yang telah diselenggarakan pada tanggal 22 - 23 Oktober 2016 lalu. Sedangkan sesi pembelajaran, telah sedang berlangsung mulai tanggal 24 Oktober 2016 sampai dengan 4 Desember 2016.

Pada akhir program IAK ini, peserta yang telah berhasil menyelesaikan study group dan final project, akan memperoleh sebuah penghargaan melalui Awarding Peserta Indonesia Android Kejar yang akan diselenggarakan pada tanggal 10 - 11 Desember 2016 mendatang.

Published in Artikel
Tuesday, 08 November 2016 07:07

Kecerdasan Buatan (AI)

Bagi sebagian orang mungkin pernah mendengar istilah tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang belum mengetahui mengenai hal ini. Nah, untuk itu saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar AI (Artificial Intelegence) yang mungkin muncul dalam benak anda.

Kecerdasan buatan atau dalam Bahasa inggris berarti Artificial Intelegence, yang kemudian disingkat AI, merupakan kawasan penelitian, aplikasi, dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk dapat melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas.

Dengan diciptakannya AI ini, komputer diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.

Hal ini tentu saja bertolak belakang dari fungsi awal diciptakannya komputer, yang mana awalnya komputer diciptakan hanya sebatas untuk alat hitung saja.

Namun seiring perkembangan zaman, para ilmuwan menciptakan penemuan-penemuan baru yang semakin mendominasi kehidupan manusia, seperti yang terlihat saat ini.

Tetapi kita tidak perlu khawatir AI akan mengambil alih dunia, sebab sampai saat ini hal paling pintar yang bisa mereka lakukan adalah hanya sebatas menganalisa kebiasaan dan bahasa dari penciptanya, yaitu manusia.

Namun demikian, Microsoft sudah semakin dekat dengan penciptaan AI yang memiliki kemampuan seperti otak manusia.

Anda bisa membayangkan, saat AI mulai bisa berpikir seperti manusia, kemungkinan akan ada banyak potensi yang bisa mereka lakukan, seperti misalnya menerjemahkan berbagai bahasa di dunia hanya melalui suara yang kita ucapkan.

Selain Microsoft, google juga sudah terjun dalam proyek AI super, yakni lewat salah satu insinyurnya, Demis Hassabis. Dalam hal ini, beliau sedang berusaha membuat AI yang diharapkan dapat meniru cara kerja sel syaraf pada manusia.

Wow! Ini menarik dan sangat keren untuk diteliti lebih dalam mengenai potensi-potensi lain yang dapat dilakukan komputer dengan adanya AI.

Published in Artikel
Page 1 of 3