STT Tepadu Nurul Fikri telah mewisuda hafidz/ah tentang Hafalan Al-Quran yang pesertanya adalah mahasiswa/i STT NF. Di STT NF terdapat Kelas Reguler, Kelas Karyawan, dan Kelas Karyawan Akhir Pekan. Banyak mahasiswa/i Kampus Nurul Fikri yang diwisuda mulai dari mahasiswa/i tingkat satu sampai tingkat atas yaitu mahasiswa/i dari Jurusan Sistem Informasi dan mahasiswa/i Jurusan Teknik Informatika. Bahkan mahasiswi Kelas Akhir Pekan pun ada yang diwisuda hafidz.

Mahasiswi tersebut adalah Arofi Nur Zulfa, nama panggilannya adalah Zulfa. Zulfa ini mahasiswi Jurusan Sistem Informasi Angkatan Tahun 2016 Kelas Akhir Pekan. Zulfa lahir di Jakarta, 24 Juni 1998, anak pertama dari enam bersaudara.

Sebagai Apresiasi Kampus Nurul Fikri kepada Zulfa, Zulfa diwisuda hafidz dan diberikan Medali dan Sertifikat Zulfa ini adalah satu-satunya mahasiswi Kelas Akhir Pekan yang mengikuti Wisuda Hafidz/ah Kampus Nurul Fikri. Zulfa telah berhasil menyetorkan hafalannya yaitu 1 Juz.

Zulfa sudah mulai menghafal Al-Quran dari kelas 1 SMP dan sampai sekarang. Motivasi Zulfa dalam menghafal Al-Quran adalah awalnya karena Bundanya yang sangat ingin anak-anaknya menjadi Hafidzah seiring setelah berjalannya dia menghafal Al-Quran, Zulfa mengetahui banyak sekali keutamaan-keutamaan orang yang menghafal Al-Quran. Dan terlebih lagi Zulfa ini sangat ingin berkumpul kembali bersama keluarganya di Surga.

Untuk menjaga hafalan yang sudah dimilikinya, menambah hafalan baru dan menambah semangat dalam menghafal Al-Quran, Zulfa ikut Komunitas Hamilul Quran dan juga dia memiliki rencana di tahun ini untuk masuk rumah Quran yang berada dekat dengan Kampus Nurul Fikri. Rencananya dia ingin bergabung dengan Rumah Quran yang berada di daerah Beji.

Wisuda Hafidz/ah ini sebagai Tanda Apresiasi Kampus Nurul Fikri kepada mahasiswa/i Kampus Nurul Fikri yang memiliki hafalan Al-Quran dan dengan adanya wisuda hafidz/ah ini, banyak mahasiswa/i diluar sana terutama di Kampus Nurul Fikri termotivasi untuk Mencintai Al-Quran dan menghafal Al-Quran. Rencana Wisuda Hafidz/ah ini akan diadakan setiap setahun sekali di Kampus Nurul Fikri dan diharapkan untuk ditahun-tahun selanjutnya mahasiswa yang diwisuda hafidz ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Published in Pojok Mahasiswa
Wednesday, 04 January 2017 02:10

Hafidzoh Kembar di Kampus Nurul Fikri

Afifa Diniputri dan Latifa Diniputri, putri ke- 4 dari pasangan Bapak Sutadi dan Ibu Tri Wahyuni ini sudah menjadi bagian STT Terpadu Nurul Fikri sejak tahun 2016. Jurusan Sistem Informasi menjadi pilihan hafidzoh kembar ini.

Jauh sebelum memiliki status sebagai mahasiswi, Afi dan Tifa, begitu akrab mereka disapa, sudah memulai menghafal Al-Qur’an. Sejak TK sudah mulai menghafal surat-surat pendek, seperti Surat An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan sebagainya. Terus tumbuh dan memasuki tingkat SD, si kembar ini melanjutkan hafalannya hingga berhasil menghafal hampir satu juz (juz 3)0 sampai lulus dari SDIT Baiturrahman Jakarta

Melanjutkan hafalan dari Juz terakhir hingga berhasil menghafal 5 Juz (Juz 26 – juz 30) semasa di SMPIT YAPIDH. Tak puas dengan hafalan yang sudah dimilikinya, Afi dan Tifa melanjutkannya dengan menghafal dari Juz awal sampai berhasil menuntaskan targetnya di SMAIT YAPIDH, yaitu 5 juz pertama (Juz 1 – Juz 5).

Untuk sampai pada titik ini tentu ada perjuangan yang harus di bayarnya, Afi dan Tifa harus menyisihkan waktunya untuk menghafal dan murajaah (mengulang), guna menjaga hafalan sebelumnya. Biasanya setelah maghrib, mereka murajaah hafalan masing-masing, lalu membaca ayat yang akan dihafalnya untuk di setorkan keesokannya. Di sepertiga malam, waktu yang dipilih mereka untuk menghafal. Setiap harinya Afi dan Tifa di targetkan menghafal 3 baris, dan disetorkan setiap sore kepada ustadzah-nya. Begitu terus hingga setiap semester diadakan ujian. Uniknya, ketentuan disana mengharuskan orangtua hadir, duduk disamping putra/i-nya yang akan ujian, begitupun Afi dan Tifa tentunya. Walaupun hadir rasa “dag dig dug” tapi inilah salah satu bukti dukungan moral dari orangtua peserta didik.

Dilanjutkan kuliah di STT NF, Afi dan Tifa berharap dapat menuntaskan hafalannya, yaitu 30 Juz sebelum lulus dengan mengikuti program tahsin dan tahfidz.

Published in Pojok Mahasiswa