Senin, 12 Februari 2018 08:44

Teknologi dapat "Melukai" Pembelajaran Siswa

Written by  Laila Mahasiswi STTNF
Rate this item
(0 votes)

Ada studi baru yang menemukan bahwa akses murid ke laptop memiliki efek negatif, hal tersebut dapat "menyakiti" pembelajaran para siswa di kelas. Untuk mengurangi efek negatif tersebut, penggunaan laptop oleh siswa didalam kelas harus tetap berada dalam pengawasan guru di kelas. Ada temuan lain tentang pengaruh teknologi bagi siswa, temuan tersebuat berasal dari laporan besar oleh perusahaan konsultan McKinsey. Temuan ini mengenai kinerja siswa berusia 15 tahun di seluruh Eropa.

Penemuan ini didasarkan pada analisis data yang dikumpulkan sebagian dari PISA (Program for International Student Assessment). Temuan ini dapat mempengaruhi pemikiran ulang pendekatan teknologi di sekolah, serta kebijakan Pemerintah yang ambisius untuk meningkatkan akses terhadap teknologi di dalam kelas. Dengan memberikan akses kepada siswa ke e-book, tablet dan laptop di dalam kelas dapat dikaitkan dengan kinerja pendidikan yang jauh lebih rendah dalam peninjauan. Namun jika guru yang di berikan akses ke laptop, itu akan lebih baik.

Laporan tersebut juga memeriksa pendekatan pengajaran dan menemukan bahwa siswa yang menerima campuran pengajaran berdasarkan permintaan dan pengajaran tradisional akan lebih memiliki hasil yang terbaik. Penelitian McKinsey juga menemukan bahwa jika semua siswa mengalami perpaduan pengajaran ini, nilai rata-rata PISA di Eropa akan meningkat secara signifikan, sebuah kenaikan setara dengan lebih dari setengah tahun pembelajaran sekolah. Perubahan tersebut ditujukan untuk jenis pembelajaran yang seimbang. Studi ini juga menunjukkan bahwa "pola pikir" siswa dapat lebih mempengaruhi hasil daripada latar belakang sosial ekonomi. Semoga bermanfaat.

Sumber : https://www.irishtimes.com/news/education/technology-can-hurt-students-learning-research-shows-1.3385864

Read 1066 times