Rabu, 11 Juli 2018 15:41

"Material Stealth" Penyembunyi Benda Panas dari Kamera Inframerah

Written by  cica nurlatifah
Rate this item
(0 votes)

Kamera infra merah adalah kamera dengan sindra penglihatan yang tajam, yang dapat membantu drone menemukan targetnya bahkan di tengah malam dengan kabut tebal. Bersembunyi dari detektor seperti itu bisa menjadi jauh lebih mudah, dimana dengan material cloaking  yang membuat objek (manusia)  bisa tidak terlihat.

Tebalnya kurang dari satu milimeter, menyerap sekitar 94 persen dari cahaya inframerah yang ditemuinya. Material stealth begitu banyak menyerap cahaya, yang menyebabkan benda-benda hangat di bawah material cloaking menjadi hampir tidak terlihat oleh detektor inframerah.

Hal penting, material stealth dapat menyerap cahaya dalam rentang inframerah yang panjang.     Jenis cahaya yang dipancarkan oleh benda-benda di sekitar suhu tubuh manusia. Dengan memasukkan elemen pemanas elektronik ke dalam lembar stealth, para peneliti juga menciptakan penyamaran teknologi tinggi untuk mengelabui kamera inframerah.

"Kamu bisa sengaja menipu detektor inframerah dengan menampilkan tanda tangan palsu", ujar Jiang. "Itu bisa menyembunyikan tank dengan menghadirkan apa yang tampak seperti pagar pembatas jalan raya sederhana".

Untuk menangkap cahaya inframerah, Jiang dan rekannya beralih ke bahan unik yang disebut silikon hitam, yang biasanya dimasukkan ke dalam sel surya. Silikon hitam menyerap cahaya karena terdiri dari jutaan jarum mikroskopis (disebut nanowires). Cahaya yang masuk akan memantulkan secara  bolak-balik antara menara vertikal, memantul di sekitar materi.

Meskipun silikon hitam telah lama diketahui dapat menyerap cahaya tampak, Jiang dan koleganya adalah yang pertama melihat potensi materi untuk menjebak inframerah. Mereka meningkatkan sifat daya serapnya dengan menyesuaikan metode yang mereka buat.

 

Mereka membuat kawat nano itu dengan menggunakan partikel-partikel kecil perak untuk membantu mengsketsa ke dalam lapisan tipis silikon padat, yang menghasilkan setumpuk jarum yang tinggi. Baik kawat nano dan partikel perak berkontribusi untuk menyerap cahaya inframerah.Silikon hitam memiliki dukungan fleksibel diselingi dengan salsuran udara kecil. Saluran udara tersebut mencegah lembaran stealth memanas terlalu cepat karena menyerap sinar infra merah.

Kamera infra merah adalah kamera dengan sindra penglihatan yang tajam, yang dapat membantu drone menemukan targetnya bahkan di tengah malam dengan kabut tebal. Bersembunyi dari detektor seperti itu bisa menjadi jauh lebih mudah, dimana dengan material cloaking  yang membuat objek (manusia)  bisa tidak terlihat.

Tebalnya kurang dari satu milimeter, menyerap sekitar 94 persen dari cahaya inframerah yang ditemuinya. Material stealth begitu banyak menyerap cahaya, yang menyebabkan benda-benda hangat di bawah material cloaking menjadi hampir tidak terlihat oleh detektor inframerah.

Hal penting, material stealth dapat menyerap cahaya dalam rentang inframerah yang panjang.     Jenis cahaya yang dipancarkan oleh benda-benda di sekitar suhu tubuh manusia. Dengan memasukkan elemen pemanas elektronik ke dalam lembar stealth, para peneliti juga menciptakan penyamaran teknologi tinggi untuk mengelabui kamera inframerah.

"Kamu bisa sengaja menipu detektor inframerah dengan menampilkan tanda tangan palsu", ujar Jiang. "Itu bisa menyembunyikan tank dengan menghadirkan apa yang tampak seperti pagar pembatas jalan raya sederhana".

Untuk menangkap cahaya inframerah, Jiang dan rekannya beralih ke bahan unik yang disebut silikon hitam, yang biasanya dimasukkan ke dalam sel surya. Silikon hitam menyerap cahaya karena terdiri dari jutaan jarum mikroskopis (disebut nanowires). Cahaya yang masuk akan memantulkan secara  bolak-balik antara menara vertikal, memantul di sekitar materi.

Meskipun silikon hitam telah lama diketahui dapat menyerap cahaya tampak, Jiang dan koleganya adalah yang pertama melihat potensi materi untuk menjebak inframerah. Mereka meningkatkan sifat daya serapnya dengan menyesuaikan metode yang mereka buat.

Mereka membuat kawat nano itu dengan menggunakan partikel-partikel kecil perak untuk membantu mengsketsa ke dalam lapisan tipis silikon padat, yang menghasilkan setumpuk jarum yang tinggi. Baik kawat nano dan partikel perak berkontribusi untuk menyerap cahaya inframerah.Silikon hitam memiliki dukungan fleksibel diselingi dengan salsuran udara kecil. Saluran udara tersebut mencegah lembaran stealth memanas terlalu cepat karena menyerap sinar infra merah.

Read 526 times Last modified on Rabu, 11 Juli 2018 16:04