Kamis, 28 Jun 2018 07:04

Ngobrol Politik: 20 Tahun Reformasi, Akankah Terulang Kembali ?

Written by  Laila Nafilah Mahasiswi STTNF
Rate this item
(0 votes)

17 Mei 2018, Dari Kementrian Kasrat BEM STT-NF mengadakan kegiatan NGOPI (Ngobrol Politik) yang merupakan salah satu proker unggulan dari BEM STT-NF.

Topik yang dibahas di kegiatan ini tentang 20 tahunn reformasi negara Indonesia yang diisi oleh pembicara Muhammad Wildan Habibi. Kegiatan NGOPI dilaksanakan dari pukul 16.00-18.00 WIB di panggung biru sambil menunggu buka puasa Ramadhan pertama.

Kegiatan ini diawali dengan pertanyaan “Apakah tahun ini akan kembali terjadi reformasi?“, tentu saja dari peserta ada yang menjawab akan terjadi dan ada juga tidak akan terjadi.

Peserta saling berdiskusi memberikan pendapat tentang 20 tahun reformasi. “Dalam menanggapi 20 tahun reformasi negara indonesia bukan terkait perubahan drastis yang akan terjadi di negara ini, namun terkait bagaimana tahun ini negara indonesia bisa sejahtera” ujar Wildan tentang pendapatnya terkait 20 Tahun Reformasi. “ Kita harus paham, Negara Indonesia saat ini tidak baik-baik saja. Sudah  banyak isu-isu yang terjadi lima bulan terakhir ini dan isu-isu tersebut menjadi PR bagi kita semua. Kita tidak bisa bergerak sendirian, kita harus bergerak bersama. Jangan hanya diam belajar dikelas saja”, lanjutnya.

Wildan juga mengatakan mengapa nilai IPK hanya sampai 4 saja, karena hanya sampai nilai 4 yang bisa kita dapatkan dari dalam kelas, maka nilai 96 sisanya harus kita dapatkan dari luar kelas dengan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Hari ini banyak mahasiswa memiliki daya kritis yang lemah sehingga banyak aksi mahasiswa yang tidak ditanggapi, mereka hanya bisa diam saja ketika pemerintah mengeluarkan suatu kebijaka. Padahal seharusnya masalah birokrat bukan lagi terkait antara anak dengan orang tua ataupun murid dengan gurunya. Sebagai mitra kritisi, mahasiswa seharusnya bisa beradu argumen dengan pemerintah untuk mengingatkan pemerintah karena mahasiswa sedang membawa kebenaran untuk kesejahteraan masyarakat.

Sebagai mahasiswa seharusnya bangga ketika kita membela kebenaran karena dengan kita mengingatkan pemerintah berarti kita sedang melawan kemungkaran. Sebaik-baik umat adalah orang yang melawan kemungkaran. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Wildan sering turun ke jalan untuk membantu mensejahterakan masyarakat.

Kegiatan ngobrol politik diakhiri dengan diskusi bareng dan dilanjutkan dengan buka bersama ketika azan maghrib berkumandang.

Read 752 times Last modified on Senin, 02 Juli 2018 10:49