Senin, 03 Desember 2018 15:20

Mahasiswa STT-NF Mengikuti Ajang APICTA Awards 2018 di Ghuang Zhou China

Written by  Tika Ayati
Rate this item
(0 votes)

APICTA  (Asia Pacific ICT Alliance) Awards 2018 merupakan sebuah ajang yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran ICT (Information and Communication Tehnology) di masyarakat dan membantu menjembatani kesanjangan digital. APICTA kali ini diadakan di Ghuang Zhou, China pada 9-13 Oktober 2018. Dzaki Mahfuzh Hamadah dan Muh. Isfaghani Giyath mahasiswa semester 7 jurusan Teknik Informatika STT-NF memiliki kesempatan menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang awards APICTA tahun ini.

Begitu beruntung sekali mahasiswa STT-NF memiliki peluang yang membanggakan pada ajang APICTA 2018 kali ini, walaupun persiapan yang dilakukan cukup singkat yaitu hanya satu setengah bulan menjelang acara APICTA berlangsung. Adalah Dzaki Mahfuzh Hamadah dan Muh.Isfahani Ghiath yang berkesempatan mewakili Indonesia di ajang bergengsi ini. Dzaki—begitu sapaan akrabnya, merupakan lelaki kelahiran Kalimantan. Sosoknya yang periang, pantang menyerah, visioner dan memiliki communication skill yang tidak diragukan lagi memang cukup mencolok di kalangan mahasiswa STT-NF. Ketika diwawancarai terkait pengalamannya di China, Dzaki memberikan cerita yang cukup menarik. Pasalnya, ini adalah kali pertama dirinya menginjakkan kaki di negeri beruang itu.

Baginya hal yang paling berkesan adalah ketika Allah memberikan kesempatan pada lelaki peraih Mapres Favorit STT-NF 2018 ini adalah ketika diizinkan melaksanakan Sholat Jumat di sebuah Masjid di Ghuangzhou China. Menurutnya sungguh hebat dan luar biasa bisa menunaikan Sholat Jumat di China, melakukan khotbah dua kali hingga dua jam Sholat Jumat. Bukan hanya itu, pengalaman yang tak kalah mengesankan lainnya adalah ketika ia dapat menginjakan kaki ke tiga negara dalam satu kali perjalanan sekaligus yaitu China, Singapura dan Malaysia. Memiliki relasi dari berbagai negara dengan keunikan dan budaya yang beragam hingga mengantarkan dirinya berkenalan dengan salah satu peserta lain yang berasal dari Australia, memberikan kesan tersendiri bagi Dzaki.

Mahasiswa yang kini aktif sebagai ketua badan legislatif STT-NF ini memang patut diacungi jempol dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas segala pengabdian yang telah diberikan pada kampus berlogo biru ini karena telah mampu membawa nama STT-NF hingga ke kancah internasional. Karena pengalaman emasnya tersebut, dzaki memberikan pesan untuk seluruh mahasiswa  STT-NF untuk berani mengembangkan diri, tentu bukan hanya di dunia perkuliahan saja tapi juga aspek lain yang dapat mendukung pengembangan diri.

 

Read 59 times Last modified on Senin, 03 Desember 2018 16:41