Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri Raih Juara 1 di Ajang Startup Village 2026 Ideathon

Inovasi “Warung Agent” Berbasis AI Bawa Tim Satset Labs ke Tingkat Nasional

Foto Pemenang Startup Village 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri melalui keikutsertaan dalam ajang Startup Village (SV) 2026 Ideathon yang diselenggarakan oleh Superteam Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, Tim Satset Labs yang beranggotakan Zainab Aznur (Program Studi Informatika STT NF) bersama Ikhwan (Universitas Semarang), Ranaufal Muha (Politeknik Negeri Padang), dan Maulana (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), berhasil meraih Juara 1 (1st Place) pada kategori Consumer Apps Track dengan total hadiah mencapai ribuan dolar. Kompetisi ini berlangsung di ACASA Samsara Cottage, Bogor, dan menjadi ajang bergengsi dalam pengembangan produk teknologi berbasis ekosistem blockchain Solana.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari inovasi yang dikembangkan oleh tim, yaitu “Warung Agent”, sebuah AI Assistant yang berfungsi sebagai asisten belanja berbasis kecerdasan buatan. Solusi ini memungkinkan pengguna untuk mencari, membeli, dan menerima kebutuhan harian hanya melalui percakapan (chat), tanpa harus keluar rumah atau mencari barang secara manual. Inovasi ini dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Prosesi Penjurian Startup Village 2026

Proses kompetisi berlangsung selama kurang lebih tujuh minggu, mulai Februari hingga Maret 2026. Tim Satset Labs memulai perjalanan dengan mengikuti seleksi nasional Students Giveaway, di mana Zainab Aznur berhasil lolos pada Batch 2 tanggal 11 Maret 2026. Selama masa karantina dan pengembangan, tim secara intensif mengembangkan ide, menyusun strategi bisnis, serta membangun prototipe produk. Puncaknya, pada babak final (Demo Day) tanggal 31 Maret 2026, tim mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri yang berasal dari berbagai kementerian strategis.

Adapun dewan juri yang hadir dalam tahap final antara lain Bapak Oki Farlian Sampurno (Staf Khusus Menteri Bidang Jejaring Industri dan Kerja Sama Luar Negeri, Kemendiktsaintek), Bapak Dandy Yudha Feriyawan (Direktur Teknologi Digital Baru, Kemenekraf), serta Bapak Kameswara (Tim Direktorat Pengembangan Ekosistem Digital, Komdigi). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global, serta menunjukkan komitmen kampus dalam mendorong lahirnya inovasi teknologi berbasis digital ecosystem yang berdampak luas bagi masyarakat.