Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri Lolos Babak Final Kompetisi Keamanan Siber Internasional 2025

Partisipasi Mahasiswa dalam Ajang Keamanan Siber Internasional

Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri kembali menunjukkan prestasi membanggakan di kancah global melalui keikutsertaan dalam Kompetisi Mahasiswa Keamanan Siber 2025 yang diselenggarakan di Vietnam. Ajang internasional ini dilaksanakan secara daring pada 18 Oktober 2025, dengan tim STT-NF melaksanakan perlombaan dari lingkungan kampus. Perlombaan ini menjadi wadah berkompetisi bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang keamanan siber dan rekayasa sistem.

Perlombaan diikuti oleh tim mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri yang tergabung dalam tim KernelPanic404, beranggotakan Kaffah Rizal, Nizar Kurnia Alfaizi, Rihlatun Ula Rahmat, dan Robbanie Hillaly Kurniadien. Keempat mahasiswa ini berasal dari Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi angkatan 2023–2024. Lomba ini diikuti oleh 327 tim dari 57 universitas se-ASEAN, sehingga menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi di bidang keamanan siber.

KernelPanic404 Team Perlombaan Cyber Security

Tujuan Kompetisi dan Peran Bimbingan

Partisipasi tim KernelPanic404 dalam ajang The Cybersecurity Student Contest Vietnam 2025 dibimbing oleh Bapak Selamet Santoso, S.Kom. Keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi internasional ini bertujuan untuk mengukur kemampuan teknis, meningkatkan pengalaman kompetitif, serta mengimplementasikan materi praktis dari perkuliahan, khususnya yang berkaitan dengan keamanan jaringan dan sistem. Kegiatan ini menjadi pembuktian bahwa mahasiswa memiliki kemampuan yang dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan teknologi global.

Dalam proses kompetisi, tim KernelPanic404 menunjukkan performa yang impresif dengan mampu bersaing dan meloloskan diri dari seleksi awal hingga mengungguli ratusan peserta. Dari total 327 tim, sebanyak 317 tim berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya dan STT Terpadu Nurul Fikri menjadi salah satu yang melaju ke Group B pada babak final. Tim STT-NF berhasil menembus 21 tim terbaik yang berhak bertanding pada babak final secara daring. Pencapaian ini membuktikan kemampuan mahasiswa STT-NF untuk bersaing di tingkat internasional dan memperkuat reputasi kampus dalam bidang teknologi dan keamanan siber.